Ibu & Anak di Kalibawang Meninggal Dunia Saling Genggam Tangan

Ilustrasi. - Reuters
24 Januari 2021 14:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Warga Dusun Padaan Wetan, Kalurahan Banjarharjo, Kapanewon Kalibawang, Kulonprogo digegerkan dengan meninggalnya Waginem, 70, warga setempat.

Pasalnya perempuan lanjut usia itu ditemukan tak bernyawa di rumahnya dengan posisi menggenggam tangan sang anak, Marjono, 49. Tak berselang lama, Marjono, yang diketahui merupakan guru Al-Qur'an dan Hadist di MAN 3 Kulonprogo itu menyusul ibunya yang telah tiada.

BACA JUGA : Kepala Dinas Sosial Kota Jogja Meninggal Dunia

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffri mengatakan meninggalnya ibu dan anak itu terjadi pada Jumat (22/1/2021). Sekitar pukul 22.30 WIB, tetangga korban mendengar suara tangisan dari rumah Marjono. Saat dicek ternyata Waginem sudah meninggal dunia dengan posisi menggandeng tangan Marjono.

Sebelum peristiwa miris itu terjadi, Marjono diketahui mengalami muntah-muntah hingga hampir pingsan seusai meminum obat stroke. Melihat hal itu Waginem berupaya menolong anaknya. Namun sang anak keburu ambruk dan menimpa tubuh renta Waginem hingga meninggal dunia.

BACA JUGA : Kabar Duka: Dalang Kondang Ki Seno Nugroho Meninggal

"Marjono sempat masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan dan oleh keluarganya sempat dirujuk ke RS Boro, Kalibawang, tapi sekitar pukul 01.15 WIB, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia," kata Jeffri kepada wartawan Minggu (24/1/2021).

Jeffri menjelaskan berdasarkan pemeriksaan medis, Waginem meninggal karena faktor usia, serta memiliki riwayat darah tinggi. Sementara untuk Marjono mengidap penyakit komplikasi berupa stroke, gula dan darah tinggi.

Seusai kejadian itu, petugas Polsek Kalibawang langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan guna mengetahui ada tidaknya unsur tindak pidana.

BACA JUGA : Pasien Positif Covid-19 di Jogja yang Meninggal Dunia

"Namun setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, kami nyatakan peristiwa ini tidak ada unsur tindak pidana. Keluarga korban sudah menerimanya dengan ikhlas dan kemarin siang juga sudah dimakamkan," jelas Jeffri.