Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Acara penyerahan piagam Rekor Muri diberikan secara daring oleh Jaya Suprana selaku Ketua Muri kepada Rektor Unisa Yogyakarta, Warsiti, Selasa (26/1/2021) melalui platform Zoom./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri), Selasa (26/1/2021). Penghargaan tersebut diberikan setelah Unisa menjadi Perguruan Tinggi yang Melaksanakan Asesmen Lapangan Daring (ALD) dari LAM-PTKes Terbanyak dalam Satu Bulan.
Rektor Unisa Yogyakarta, Warsiti mengatakan prestasi ini menunjukkan pandemi Covid-19 tidak menghalangi civitas academica Unisa untuk mendulang prestasi. Saat Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) menerapkan kebijakan Asesmen Lapangan Daring (ALD), Unisa menyiapkan segala persyaratannya. Sebab, ALD merupakan salah satu proses akreditasi program studi di masa pandemi Covid-19.
"ALD ini merupakan sebuah proses asessment dan penilaian secara komprehensif atas komitmen perguruan tinggi terhadap mutu dan penyelenggaraan Tridharma. Ini sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab kami terhadap stakeholder dan masyarakat, bahwa lulusan Unisa telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan," kata Warsiti melalui Zoom Meeting, Selasa.
Prodi yang mendapatkan assesment dari LAM-PTKes meliputi prodi Sarjana Kebidanan, Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners, Sarjana Gizi, serta prodi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi yang semuanya berada dalam Fakultas Ilmu Kesehatan. Pelaksanaan ALD yang dilakukan sebanyak empat kali dalam sebulan itu, kata Warsiti, ternyata tak segampang yang dibayangkan sebagaimana asessment lapangan offline.
"Dalam satu bulan mendapatkan empat assesment sekaligus, kami harus betul-betul pandai mengatur energi, namun demikian rasa lelah kami terobati dan hilang karena satu persatu prodi kami mendapatkan surat dari LAM-PTKes hasil dari akreditasi yang tentunya sesuai dengan harapan kami,” ucap Warsiti sebelum penyerahan penghargaan dari Muri kepada Unisa yang dilakukan secara daring.
Ia mengakui kegiatan tersebut memberikan banyak pengalaman berharga bagi Unisa. Bahkan pelaksaan ALD di masa pandemi Covid-19 justru memberikan banyak pengalaman berharga bagi seluruh civitas academica di Unisa.
Founder MURI, Prof. Jaya Suprana mengaku kagum atas pencapaian Unisa. Rekor tersebut melambangkan suatu semangat yang terbaik untuk mempersembahkan sesuatu dengan memberdayakan teknologi komunikasi terbaru yang memungkinkan semua dilakukan tanpa melanggar protokol kesehatan.
"Saya kagum sekali karena rekornya bukan main-main. Unisa menjadi perguruan tinggi yang melaksanakan ALD dari LAM-PTKes terbanyak dalam satu bulan (November 2020). Di sini bersama kami ini piagam penghargaan, akan dikirimkan ke Jogja untuk diterima Rektor Unisa," kata Jaya.
Ketua LAM-PTKes, Prof. Usman Chatib Warsa memberikan ucapan selamat kepada Unisa atas rekor yang diraih. "Salut atas perjuangan dan keberanianya dalam menjalani empat assesment dalam waktu sebulan,” tutur Usman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Trisno, bassist legendaris PAS Band, meninggal dunia pada usia 55 tahun setelah menjalani perawatan akibat komplikasi penyakit. Musisi dan penggemar menyampaika
Kelemahan taktik Vietnam terbongkar jelang lawan Indonesia. Simak analisis pengamat dan peluang Garuda lolos semifinal Piala AFF 2026
Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina menegaskan pembentukan mental calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan harus tetap mengutamakan budaya keselamatan dan manajemen
Nasirun meninggalkan warisan besar bagi seni rupa Indonesia. Dari kritik sosial era 1990-an hingga eksplorasi memorabilia pada 2025, karya-karyanya menjadi cerm
OpenAI memangkas harga GPT-5.6 Luna hingga 80 persen dan Terra 20 persen untuk menghadapi persaingan model AI murah dari China seperti DeepSeek dan Z.ai.