Sharp Borong Tiga Penghargaan JBBA dan SBBI 2026
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Ilustrasi pemakaman/Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Selama Januari 2021, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul turut memakamkan delapan jenazah dengan protokol Covid-19. Jumlah jenazah yang dimakamkan dengan protokol Covid-19 tersebut belum termasuk yang ditangani oleh Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Mulai tanggal 1 sampai dengan 27 Januari Satpol PP sudah membantu pemakaman delapan jenazah [dengan protokol Covid-19],” kata Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Bantul, Muhammad Agung Kurniawan, Rabu (27/1).
Agung mengatakan jumlah jenazah yang dimakamkan dengan protokol Covid-19 oleh Satpol PP lebih sedikit karena pemakaman jenazah Covid-19 saat ini menjadi kewenangan FPRB dan Satgas Covid-19 di tiap desa. Jawatannya baru akan membantu memakamkan ketika FPRB dan Satgas Desa tidak mampu menanganinya atau belum siap.
Hal tersebut juga harus dibarengi dengan tiga syarat utama, yakni kesediaan keluarga, surat pernyataan bahwa jenazah tersebut meninggal karena suspek, infeksius, atau positif Covid-19, dan permintaan langsung dari rumah sakit pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui Satpol PP atau BPBD Bantul. “Tanpa tiga syarat itu kami tidak bisa,” kata Agung.
Sementara itu, Sekretaris FPRB Kabupaten Bantul, Adit belum mengetahui pasti jumlah jenazah yang ditangani dengan protokol Covid-19. Dia mengatakan data penanganan jenazah Covid-19 ada di masing-masing FPRB desa.
Bendahara FPRB Kabupaten Bantul, Budianto mengatakan meski pemakaman jenazah infeksius Covid-19 banyak dilakukan sukarelawan desa, koordinasi tetap melalui BPBD dan Satpol PP. Awalnya BPBD dan Satpol PP akan menghubungi sukarelawan desa apabila ada permintaan pemakaman jenazah infeksius yang sudah memenuhi tiga syarat, yakni adanya surat keterangan rumah sakit bahwa jenazah tersebut infeksius Covid-19 yang harus dilakukan penangan dengan protokol Covid-19, ada permintaan rumah sakit, dan ada persetujuan dari pihak keluarga.
Setelah syarat itu terpenuhi, BPBD akan menghubungi sukarelawan desa untuk mempersiapkan pemakaman dengan APD lengkap. “Manakala satgas desa belum siap secara SDM dan APD, BPBD dan Satpol PP yang terjun langsung melakukan pemakaman,” ucap Budianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Basarnas memusatkan pencarian jurnalis hilang di Sektor X selatan Gunung Anak Krakatau dengan area pencarian mencapai 6.024 NM persegi.
Xi Jinping menyebut China dan India sebagai mitra yang saling menghadirkan peluang, bukan ancaman, saat bertemu Narendra Modi di KTT BRICS.
Wabup Sleman Danang Maharsa meminta perguruan tinggi tak hanya mengejar capaian akademis, tetapi juga mencetak lulusan inovatif.
Fornazari mencetak gol perdana untuk PSS Sleman, tetapi rela menukar gol tersebut dengan kemenangan Super Elja.
Aghniny Haque mempelajari bahasa isyarat arkais yang langka untuk memerankan Melor dalam film horor Malaysia, Khadam.