Awan Panas Merapi Meluncur 3 Km, Warga Turgo Diungsikan

Erupsi Merapi pada Rabu (27/1/2021) siang. - Istimewa
27 Januari 2021 18:07 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Gunung Merapi mengalami erupsi cukup besar pada Rabu (27/1/2021) siang. Ratusan warga Turgo, Purwobinangun, Pakem, Sleman, diungsikan ke SD Sanjaya Tritis, Purwobinangun Pakem, Sleman.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman meminta agar warga RT 3 dan RT 4 Dusun Turgo, Purwobinangun, Pakem, Sleman, untuk mengungsi ke SD Sanjaya Tritis untuk sementara waktu.

BACA JUGA: Luncuran Awan Panas Merapi ke Hulu Krasak dan Boyong

Warga yang diminta mengungsi adalah mereka yang bermukim di tepi Kali Boyong yang berada di sisi barat daya Gunung Merapi. Kali Boyong masuk dalam lima sungai yang terancam luncuran awan panas maupun lava pijar dengan potensi luncuran sejauh lima kilometer.

Berdasarkan catatan dari BPBD Kabupaten Sleman, warga RT 3 dan RT 4 dusun Turgo, Purwobinangun, Pakem, Sleman, yang mengungsi sendiri sekitar 150 orang.

Sementara itu, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Makwan mengatakan barak utama Purwobinangun kemudian, barak kelompok rentan, dan barak pengungsian yang ada di aula tempat relokasi Sudimoro siap ditempati oleh warga Turgo.

Berdasarkan catatan dari BPPTKG, Gunung Merapi sempat mengeluarkan awan panas guguran pada pukul 12.53 WIB dengan durasi selama 317,8 detik dan amplitudo sebesar 55 mm. Jarak luncuran sendiri sejauh 3 kilometer mengarah ke barat daya atau tepatnya ke Kali Krasak dan Kali Boyong.

Kemudian, pada pukul 13.32 WIB awan panas guguran kembali keluar dari Gunung Merapi dengan durasi 240 detik dan amplitudo sebesar 70 mm. Jarak luncuran sendiri sejauh dua kilometer mengarah ke barat daya atau tepatnya ke Kali Krasak dan Kali Boyong.