Luncuran Awan Panas Merapi ke Hulu Krasak dan Boyong

Luncuran awan panas Gunung Merapi menuju hulu Sungai Krasak sekitar pukul 12.44 WIB terlihat dari Kawasan Turi, Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, Kamis (7/1/2021). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
27 Januari 2021 14:37 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Aktivitas guguran Gunung Merapi yang meningkat hari ini Rabu (27/1/2021) banyak meluncur ke arah hulu Kali Krasak dan Boyong.

Tercatat sebanyak 22 kali Gunung Merapi mengeluarkan awan panas pada Rabu ini, antara pukul 06.00 WIB-12.00 WIB, dengan jarak luncur maksimal 1,6 km.

Kepala balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPYKG), Hanik Humaida, menjelaskan awan panas tercatat memiliki amplitude maksimal 60 mm dengan durasi 197 detik. “Ke arah barat daya, hulu kali Krasak dan Boyong. Tinggi kolom teramati tersapu angin kencang dari barat ke timur rata puncak,” ujarnya, Rabu (27/1/2021).

Selain awan panas, teramati pula guguran material sebanyak empat kali dengan jarak luncur maksimal 800 meter ke arah yang sama. Pada aktivitas kegempaan, tercatat telah terjadi 22 gempa awan panas guguran, 80 gempa guguran, lima gempa hembusan dan satu gempa fase banyak.

Peningkatan aktivitas guguran juga teramati pada hari sebelumnya, Selasa (26/2/2021). Antara pukul 18.00 WIB-24.00 WIB, tercatat terjadi 11 kali awan panas dengan amplitude maksimal 60 mm, durasi 160 detik dan tinggi kolom 400 meter ke arah barat daya.