Advertisement
Update Covid-19 di DIY: Dalam 24 Jam Bertambah 414 Kasus
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 414 penambahan kasus positif pada Jumat (29/1/2021). Bantul mendominasi penambahan sebanyak 183 kasus. Sementara 210 kasus dinyatakan sembuh dan tiga kasus dilaporkan meninggal dunia.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 91 kasus, Bantul 183 kasus, Kulonprogo 39 kasus, Gunungkidul 14 kasus dan Sleman 87 kasus.
Advertisement
Dilihat dari riwayatnya, penambahan kasus terdiri dari tracing kasus positif 234 kasus, periksa mandiri 123 kasus, skrining karyawan kesehatan enam kasus, perjalanan luar daerah satu kasus dan belum ada keterangan 50 kasus. “Dari pemeriksaan pada 1.197 sampel dari 1.184 orang,” ujarnya.
BACA JUGA: Ganti Rugi Tak Jelas, Petani Melon Kembali Datangi Pelaksana Proyek Pembangunan Rel Bandara YIA
Tiga kasus dilaporkan meninggal yakni Kasus 13.450, laki-laki 58 tahun, Bantul; kasus 19.534, laki-laki 74 tahun, Sleman; kaasus 20.790, perempuan 65 tahun, Bantul. Adapun kasus sembuh berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 16 kasus, Bantul 52 kasus, Kulonprogo 40 kasus, Gunungkidul 12 kasus dan Sleman 90 kasus.
Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 21.254 kasus, dengan rincian 6.342 kasus aktif, 14.425 kasus sembuh dan 487 kasus meninggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement








