Mantap! Lebih dari Separuh Nakes Terdaftar di Jogja Sudah Disuntik Vaksin Covid-19

Ilustrasi Vaksin COVID-19. - FOTO ANTARA /Irwansyah Putra
29 Januari 2021 19:57 WIB Newswire Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk tenaga kesehatan di Kota Yogyakarta Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terus berjalan dan hingga saat ini sudah mencapai 67,28 persen dari sekitar 8.600 orang yang terdaftar.

“Pada Selasa (26/1/2021), kami menerima tambahan 9.600 dosis vaksin COVID-19, sehingga proses vaksinasi untuk tenaga kesehatan bisa terus berlanjut tanpa kendala,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani di Yogyakarta, Jumat (29/1/2021).

Menurut dia, dilakukan upaya percepatan untuk vaksinasi tenaga kesehatan di Kota Yogyakarta, salah satunya dengan vaksinasi massal yang telah dilakukan oleh RS Sardjito bertempat di Universitas Gadjah Mada dengan sasaran 3.300 tenaga kesehatan pada Kamis (27/1/2021).

BACA JUGA: Update Covid-19 di DIY: Dalam 24 Jam Bertambah 414 Kasus

Pada vaksinasi massal tersebut, Kota Yogyakarta mengikutsertakan 212 tenaga kesehatan dari sejumlah rumah sakit.

Vaksinasi COVID-19 untuk tenaga kesehatan di Kota Yogyakarta dilakukan di 31 fasilitas layanan kesehatan yang terdiri dari 18 Puskesmas, 11 rumah sakit rujukan dan norujakan COVID-19, serta dua klinik yang dikelola Polresta Kota Yogyakarta.

Emma menargetkan, vaksinasi untuk tenaga kesehatan dapat diselesaikan awal Maret.

Hingga saat ini, lanjut Emma, belum ada keluhan apapun yang disampaikan tenaga kesehatan terkait efek samping dalam kategori berat usai vaksinasi.

Emma pun menjadi salah satu penerima vaksin COVID-19, bahkan sudah menyelesaikan proses vaksinasi usai menerima injeksi kedua pada Jumat (29/1/2021). Ia pun menuturkan tidak ada keluhan apapun yang dialaminya.

Sementara itu, Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, proses vaksinasi untuk tenaga kesehatan dilakukan beriringan antara penerima vaksin injeksi pertama dan kedua.

“Harapannya akhir Februari atau paling lambat pertengahan Maret selesai. Mudah-mudahan tidak ada kendala dalam pelaksanaannya. Asalkan vaksinnya tersedia, maka vaksinasi bisa dilakukan,” katanya.

Program vaksinasi COVID-19 pada tahap awal ditujukan untuk tenaga kesehatan dan akan dilanjutkan untuk kelompok masyarakat lainnya seperti petugas pelayanan publik, dan lansia.

“Untuk masyarakat umum ini memang belum ada petunjuk apapun dari pusat. Tentunya, kami menunggu bagaimana pelaksanananya,” katanya.

Ia pun memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Yogyakarta siap melakukan vaksinasi apabila program vaksinasi COVID-19 sudah dibuka untuk masyarakat umum.

Sumber : Antara