Selama PTKM, Volume Sampah di Jogja Menurun

Petugas DLH Kota Jogja mulai mengangkut sampah ke truk pada Rabu (22/12/2020). - Harian Jogja/ Catur Dwi Janati
30 Januari 2021 12:47 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, UMBULHARJO - Selama Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) peningkatan sampah rumah tangga akibat WFH yang dikhawatirkan ternyata tak terjadi. Malahan sampah di kawasan destinasi wisata dan jalan cenderung alami penyusutan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja, Sugeng Darmanto menegaskan tidak ada peningkatan volume sampah rumah tangga selama PTKM. Meskipun aturan WFH 75 persen diterapkan selama PTKM tak lantas membuat volume rumah tangga meningkat.

BACA JUGA : PTKM Diperpanjang, DPRD Bantul Tunda Kunker dan Menolak Tamu

"Sampah rumah tangga merupakan aktivitas warga. Dengan PTKM tidak terjadi penyusutan yang signifikan," jelasnya pada Kamis (28/1/2021).

Sementara itu dari kawasan destinasi wisata maupun sejumlah bahu jalan, Sugeng menyampaikan memang terjadi penurunan volume sampah. Namun penurunan yang terjadi tidak begitu signifikan dilihat dari total sampah rata-rata per hari yang masih stagnan. "Penurunan tidak signifikan juga. Karena total per hari rata-rata 350 ton," jelasnya.

Disebutkan Sugeng peningkatan volume sampah terakhir terjadi pada libur natal dan tahun baru. Setelah itu kondisi volume sampah i Kota Jogja kembali normal hingga memasuki masa PTKM.

BACA JUGA : Masih Ditemukan Pelaku Usaha Ngeyel di PTKM Tahap Kedua

Pekan lalu bahkan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan sempat ditutup sehari. Namun pembuangan sampah dari Kota Jogja ke TPST Piyungan tetap lancar dan tidak terjadi penumpukan. "Tidak berpengaruh kalau sehari. Karena hari berikutnya bisa membuang dua kali lipat," ujarnya.