PTKM Diperpanjang, DPRD Bantul Tunda Kunker dan Menolak Tamu

Sejumlah aparat di Sleman saat razia aturan pembatasan, Rabu (20/1 - 2021)/Ist
27 Januari 2021 12:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Adanya perpanjangan Pembatasan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) membuat sejumlah kegiatan kunjungan kerja dan penerimaan kunjungan kerja di lingkungan DPRD Bantul dibatalkan.

Sekretaris DPRD Bantul Prapta Nugraha mengatakan, adanya instruksi bupati Bantul No.3/ instr/2021 tentang perpanjangan PTKM, telah membuat sejumlah rencana kegiatan dari anggota dewan baik untuk kunjungan kerja (kunker) keluar DIY maupun menerima tamu dari luar DIY harus disesuaikan.

Sebab, ada aturan jelas dalam pasal kedua poin ke-8 dan 9 bahwa ada larangan untuk kunjungan keluar DIY dan menerima tamu dari luar DIY.

BACA JUGA : Pengunjung Mal Turun hingga 75% Selama PTKM

“Kebetulan bulan ini memang belum ada jadwal untuk kunker keluar, karena adanya perpanjangan PTKM maka tidak ada kunker untuk bulan ini,” kata Prapta kepada Harian Jogja, Rabu (27/1/2021).

Selain tidak ada kunker, DPRD Bantul juga tidak menerima kunjungan dari luar DIY. Padahal, sudah ada lima daerah yang berencana untuk melakukan kunjungan kerja ke DPRD Bantul.

“Semua batal. Dan sejauh ini mereka baru konfirmasi secara lisan,” papar Prapta.

Kebijakan menolak menerima kunjungan kerja dari luar DIY sejatinya bukan kali pertama. Sebelumnya, Jumat (15/1) lalu, DPRD Bantul telah menolak kedatangan tamu dari Pati, Jawa Tengah. Meski telah terparkir di gedung DPRD Bantul.

BACA JUGA : Ratusan Pelanggar PTKM di Jogja Terjaring Aparat, Sebagian Dapat Surat Peringatan

Namun, kedatangan yang dianggap tanpa pemberitahuan itu, oleh Ketua DPRD Bantul Hanung Raharjo ditolak. “Kami tolak. Kami tidak mau menerima karena sedang PPKM,” kata Hanung.

Lebih lanjut Hanung menyatakan, DPRD Bantul sudah tidak menerima kunjungan atau berkunjung dari dan ke luar DIY sejak Desember 2020.

“Kami baru akan menerima kembali ketika PTKM dicabut. Dan tentunya melihat perkembangan Covid nantinya,” ucap Hanung.