Advertisement
Ternak Milik Pengungsi Merapi Turut Dievakuasi
Puluhan warga Turgo, Purwobinangun, Pakem, Sleman, memilih untuk tidur di SD Sanjaya Tritis pada Kamis (21/1 - 2021) malam./Ist
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN— Badan Penanggulangan Bencana Daerah [BPBD] Sleman berencana mengevakuasi ternak milik warga Pedukuhan Turgo, Kalurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem Sleman yang kini sedang mengungsi pasca meningkatnya aktivitas Gunung Merapi.
Kepala BPBD Sleman, Joko Supriyanto menuturkan, ada sekitar 101 hewan ternak yang akan dievakuasi dari kawasan itu. BPBD sendiri sudah menyiapkan kandang untuk menampung hewan ternak milik pengungsi.
Advertisement
BACA JUGA : 63 Ekor Ternak Milik Pengungsi Glagaharjo Sudah
“Kami akan mengevakuasi hewan ternak. Itu mulai dilakukan hari ini,” ucap Joko kepada awak media, Kamis (28/1/2021).
Joko melanjutkan, barak pengungsian memang diprioritaskan untuk warga kelompok rentan. Sementara warga lainnya masih diperbolehkan untuk kembali ke tempat tinggalnya untuk mencari makan ternak ataupun mengurus kebun.
Hanya saja, bila kondisi Gunung Merapi tampak mengkhawatirkan, Joko meminta kepada warga agar segera mencari tempat yang lebih aman. “Tidak semata-mata boleh. Kalau darurat ya langsung turun,” ujar Joko.
Joko menambahkan, saat ini kondisi para pengungsi di Balai Desa Purwobinangun dalam kondisi sehat. Mereka dibersamai oleh para relawan dan petugas yang sudah terlebih dulu menjalani tes usap antigen. Joko juga mengklaim, stok logistik sudah disediakan oleh BPBD Sleman dan Dinas Sosial Sleman.
BACA JUGA : Pengungsi Merapi Diminta Tak Jual Ternak
Menurut laporan Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi [BPPTKG] pada Rabu (27/1/2021) pukul 12.53 WIB, Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran sejauh 3 km dengan durasi 327,8 detik. Arah luncurannya menuju ke Kali Krasak dan Kali Boyong yang letaknya berada di sisi barat daya.
Tak lama kemudian, tepatnya pada pukul 13.32 WIB, Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas dengan jarak 2 km dan durasi 240 detik. Arah luncurannya masih sama seperti sebelumnya.
Pasca kejadian itu, ratusan warga Pedukuhan Turgo RT 3 dan RT 4 diinstruksikan untuk segera mengungsi. Pasalnya, tempat tinggal mereka hanya berjarak 6,5 km saja dari puncak Merapi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Aturan WFH Pascalebaran 2026 Berlaku untuk ASN hingga Pegawai Swasta
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Akhir Pekan Jadi Waktu Favorit Wisatawan Kunjungi Kawasan Kaliurang
- Pemudik Padati Jogja, Malioboro Jadi Magnet Utama
- Kunjungi Jogja, Kapolri Pastikan Keamanan Moda Transportasi
- Kapolri Pastikan Puncak Arus Mudik di Stasiun Tugu Berjalan Aman
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Hari Ini, Kamis 19 Maret 2026
Advertisement
Advertisement








