Advertisement
Petani Gunungkidul Mulai Panen Padi
Ilustrasi. - AntaraFoto/ Yusran Uccang
Advertisement
Harianjogja.com, TANJUNGSARI – Petani di Dusun Walikangin, Ngestirejo, Kapanewon Tanjungsari puas dengan panen padi di musim tanam pertama. Pasalnya, dari hasil ubinan yang dilakukan satu hektar lahan bisa menghasilkan 6,08 ton gabah kering panen.
Ketua Kelompok Tani Sido Makmur, Dusun Walikangin, Sadikin mengatakan, penanaman dilakukan sejak Oktober tahun lalu. Adapun jenis padi yang ditanam ada varietas Inpari 42 dan padi gogo. “Untuk inpari lahan yang ditanam seluas 10 hektare dan padi gogo seluas 29 hektare,” kata Sadikin kepada wartawan, Kamis (28/1/2021).
Advertisement
BACA JUGA : Panen Padi Masa Tanam Ketiga di Gunungkidul Lebih
Menurut dia, padi yang ditanam sudah membuahkan hasil karena mulai dipanen. Adapun hasil dari pengubinan diketahui untuk jenis Inpari 42 bisa menghasilkan gabah seberat 6,08 ton per hektarenya.
Sadikin pun mengaku puas karena padi dapat tumbuh dengan subur sehingga hasilnya dapat maksimal. “Kami juga berterimakasih karena adanya bantuan traktor memudahkan dalam pengolahan lahan,” ungkapnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, secara umum panen padi di musim pertama baru akan dilaksanakan mulai Februari mendatang. meski demkian, untuk wilayah selatan sudah ada petani yang mulai memanen padi. “Salah satunya di Dusun Walikangin, Ngestirejo,” katanya.
BACA JUGA : Menggembirakan, Hasil Panen Padi di Wates Tembus 10,2
Selain bisa memanen padi lebih awal, Bambang mengakui penanaman di Dusun Walikangin juga special karena merupakan panen perdana padi jenis Inpari 42 yang ditanam di daerah kering. Ia menjelaskan, varietas ini merupakan jenis padi di persawahan, namun faktanya juga bisa ditanam di wilayah kering. “Hasilnya juga baik karena bisa menghasilkan 6,08 ton per hektarenya,” ungkapnya.
Ditambahkan Bambang, pihaknya terus berupaya memberikan pendampingan kepada petani untuk mengotimalkan hasil pertanian. “Kami terus berikan penyuluhan, selain itu kami juga menyiapkan bantuan benih untuk petani. Mudah-mudahan hasil panen di musim pertama ini dapat dimaksimalkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
AS Blokir Hasil Penjualan Minyak Venezuela Lewat Rekening Khusus
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
- Harga Cabai Rawit Merah Beringharjo Tembus Rp55.000, Pasar Lain Stabil
- Pemkot Jogja Genjot Emberisasi Sampah Organik hingga 27,5 Ton per Hari
- Nyeri Neuropatik Kian Mengintai, Guru Besar UKDW Ungkap Faktanya
- Satpol PP Bantul Tertibkan Reklame Ilegal di Titik Strategis
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 28 Januari 2026 Pagi sampai Malam
Advertisement
Advertisement



