Darah Tinggi, 76 Nakes di Kulonprogo Batal Divaksin Covid

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
03 Februari 2021 18:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak 76 tenaga kesehatan (nakes) di Kulonprogo gagal mengikuti vaksinasi Covid-19 karena darah tinggi.

"Mayoritas [yang tidak memenuhi syarat] karena tekanan darah saat diperiksa melebihi 140/90 mmHg," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati kepada awak media, Rabu (3/2/2021).

BACA JUGA: Pemerintah Bakal Ganti Sertifikat Tanah dengan Serifikat Elektronik

Puluhan nakes yang kedapatan menderita hipertensi itu berdasarkan hasil pendataan gugus tugas setempat selama tiga hari sejak Senin (1/2/2021). Adapun total nakes yang menjadi sasaran vaksinasi hingga hari ini sebanyak 1.559 orang. Namun sampai hari ketiga baru ada 773 nakes yang melakukan registrasi ulang, dan 664 yang sudah disuntik vaksin. Nakes yang tidak lolos skrining akan diikutkan dalam tahap berikutnya.

Baning mengatakan baru 42 persen nakes di Kulonprogo yang sudah disuntik vaksin. Jumlah tersebut merupakan data dari delapan fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) yang sudah diterima oleh Dinas Kesehatan setempat.

Kepala Puskesmas Pengasih 2, Salamah menyatakan tidak menemukan kendala dalam pelaksanaan vaksinasi. Sejauh ini proses imunisasi nakes berjalan cukup lancar dan tidak ada laporan nakes yang mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

BACA JUGA: Dua Kali Sekda Bantul Gagal Divaksin Covid-19 karena Tekanan Darah Tinggi

"Secara umum masih lancar, tidak ada kendala, semoga di tahap berikutnya tetap seperti ini," ujar Salamah.

Tahap pertama vaksinasi untuk nakes di Kulonprogo akan diikuti 3.499 nakes. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan di 21 puskesmas, dua rumah sakit rujukan yaitu RSUD Wates dan RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo serta satu klinik Bhayangkara Kulonprogo. Proses ini ditargetkan bisa kelar pada pekan keempat Februari.