Gerakan Jateng di Rumah Aja Bakal Berimbas ke Jogja

Wisatawan sedang berjalan di kawasan Malioboro, Kota Jogja, pada Jumat (25/12/2020). - Harian Jogja/Sirojul Khafid
05 Februari 2021 21:27 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Kebijakan yang diambil Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan menerapkan gerakan "Jateng di Rumah Saja" dinilai akan berdampak pada sektor pariwisata Kota Jogja. Penurunan wisatawan di Kota Jogja diprediksi bakal terjadi atas diterapkannya kebijakan tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Wahyu Hendratmoko memprediksi kebijakan "Jateng di Rumah Saja" bakal berpengaruh terhadap penurunan wisatawan yang berkunjung Kota Jogja. Wahyu menilai beberapa wisatawan akan membatalkan kunjungan ke Kota Jogja guna menaati aturan tersebut. "[Jateng di Rumah Saja] berpengaruh. Karena yang mau staycation ke Jogja pas weekend ini bisa jadi ada yang batal karena memenuhi imbauan ini," tuturnya pada Jumat (5/2/2021).

BACA JUGA: Jateng di Rumah aja, Bagaimana dengan Jogja?

Hitungan secara pasti angka penurunan pengunjung belum bisa dipastikan. Saat ini yang pihaknya bisa lakukan adalah terus menerus mempromosikan wisata Jogja. Salah satunya melalui Virtual Tour 360 di kanal Youtube Pemkot Jogja.

"Untuk sementara ini kami terus melakukan kegiatan-kegiatan promosi wisata Kota Jogja. Tapi kapan wisatawannya akan berkunjungnya kita belum tahu karena semua menunggu situasi dan kondisi. Promosi ini tujuannya hanya untuk selalu mengingatkan terus tentang destinasi-destinasi wisata yang ada di jogja," tegasnya.