Kawasan Industri Gunungkidul Diperluas Jadi 1.500 Hektare
Kawasan industri Gunungkidul diperluas menjadi sekitar 1.500 hektare untuk menarik investasi dan perusahaan besar serta menyerap tenaga kerja.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, WONOSARI – Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty masih belum bisa memastikan berapa jumlah penerima vaksin di tahap kedua. Menurut dia, hingga saat ini belum ada instruksi berkaitan dengan persiapan dalam upaya pelakasnaan vaksinasi tahap selanjutnya.
“Kami fokus untuk tahap pertama dengan sasaran tenaga kesehatan. Untuk tahap selanjutnya, kami masih menunggu instruksi dari Dinas Kesehatan DIY,” kata Dewi, Kamis (4/2/2021).
BACA JUGA : Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Kulonprogo Ditargetkan Mulai Maret
Ia mengungkapkan, untuk target vaksinasi secara total mencanangkan sebanyak 70% dari total jumlah penduduk di Gunungkidul diberikan vaksin. Hanya saja, proses tersebut juga tergantung dengan ketersediaan dan distribusi vaksin dari Pemerintah Pusat. “Pokoknya kami ikuti aturan. Kalau vaksinnya ada maka proses penyuntikan terus dilakukan,” katanya.
Dewi mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada 80 petugas vaksinator. Menurut dia, dengan target 70% dari penduduk untuk divaksin maka kemungkinan besar akan ada tambahan petugas. “Pertambahan itu sangat mungkin, tapi semuanya masih menunggu instruksi lanjutan,” katanya.
BACA JUGA : Vaksinasi Covid-19 untuk Nakes di Kulonprogo Berlangsung Pekan Ini
Disinggung mengenai distribusi vaksin, Dewi mengakui bahwa pihaknya baru mendapatkan sekali pengiriman. Yakni sebanyal 5.544 dosis untuk proses vaksinasi tenaga kesehatan. “Untuk kiriman lain belum ada. Adapun vaksinasi tahap pertama, kami targetkan selesai di akhir bulan ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kawasan industri Gunungkidul diperluas menjadi sekitar 1.500 hektare untuk menarik investasi dan perusahaan besar serta menyerap tenaga kerja.
Disdikpora DIY bakal mendata sekolah yang menolak MBG sekaligus mengevaluasi layanan SPPG dan pencegahan keracunan makanan.
KPK menemukan petunjuk dugaan aliran uang saat menggeledah rumah Dirjen PPTR Lampri dalam perkara dugaan suap pengurusan SHGB.
Ekspansi ekonomi digital menuntut kepastian identitas, kepatuhan PSE, dan keamanan transaksi untuk menjaga kepercayaan konsumen.
Sebanyak 1.100 pelari meramaikan Bank Jateng Friendship Run di Kota Semarang, Minggu (20/9/2026)
Petani Temanggung diminta waspadai serangan hama saat kemarau karena cuaca panas dan kering dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.