Vaksinasi Covid-19 untuk Nakes di Kulonprogo Berlangsung Pekan Ini

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada nakes di Puskesmas Kalibawang, Kapanewon Kalibawang, Kulonprogo, Selasa (2/2/2021). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
03 Februari 2021 10:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Kulonprogo mulai menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama pada pekan ini.

Pelaksanaan vaksinasi diawali Puskesmas Temon 1 dengan menyasar 32 nakes pada Senin (1/2/2021). Selanjutnya secara bertahap oleh seluruh fasyankes, terdiri dari 21 puskesmas, dua rumah sakit rujukan yaitu RSUD Wates dan RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo serta satu klinik Bhayangkara Kulonprogo.

Adapun total nakes di Bumi Menoreh yang akan mendapat vaksin sebanyak 3.499 orang. "Dari data kami untuk nakes yang dapat vaksin jumlah segitu, tapi ini merupakan data yang terus bergerak," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati, kepada wartawan Selasa (2/2/2021).

Baca juga: 5 Bus Pedagang Cepogo Mau Piknik ke Bali Digiring ke Asrama Donohudan, 5 Orang Positif Covid

Vaksinasi dosis pertama ini ditargetkan rampung pada Sabtu (6/2/2021), untuk selanjutnya dilakukan vaksinasi dosis kedua yang dijadwalkan berlangsung pada minggu ketiga Februari. Seluruh rangkaian vaksinasi ditargetkan rampung pada akhir bulan ini.

Secara umum pelaksanaan vaksinasi di Kulonprogo untuk sementara ini berjalan lancar. Salah satunya terlihat di Puskesmas Kalibawang. "Iya mas, untuk hari ini lancar jaya, saat pelayanan vaksin berlangsung, suhu [vaksin] terjaga dengan baik dan tidak ada kebocoran," kata Kepala Puskesmas Kalibawang Theresia Rudatun.

Baca juga: Bansos KSJPS untuk Warga Jogja Sudah Cair

Perempuan yang akrab disapa Theres itu menerangkan Puskesmas Kalibawang memulai vaksinasi pada hari ini. Dari 36 karyawan, sebanyak 25 lolos skrining vaksinasi dan dinyatakan tidak mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) baik ringan maupun berat.

"Sebanyak 11 orang yang ditunda vaksinnya dikarenakan beberapa di antara mereka mengalami kenaikan tekanan darah saat diperiksa. Beberapa yang lain karena memiliki komorbid yang memerlukan rekomendasi dari dokter spesialis," ujar Theres.