Tragis! Semua Ganda Putra Indonesia Rontok di Hari Pertama
Fajar/Fikri tersingkir di Indonesia Open 2026 usai kalah dari pasangan China. Ganda putra Indonesia kompak gugur di babak pertama.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Untuk membantu warga terdampak pandemi Covid-19, pemerintah kalurahan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa sejak Rabu (10/2/2021) hingga Selasa (16/2/2021) besok.
Kepala Bidang Administrasi Keuangan dan Aset Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Sleman, Alhalik mengatakan jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) BLT DD di Sleman sebanyak 13.568 KPM. Masing-masing KPM menerima Rp300.000 per bulan selama tahun ini. Artinya dalam sebulan 86 kalurahan di Sleman menyalurkan BLT DD sebesar Rp4 M lebih. "Jumlah rencana anggarannya Rp48,4 M selama 12 bulan," katanya, Sabtu (13/2/2021).
Berdasarkan data jumlah penerima BLT DD, Kalurahan Maguwoharjo, Depok, memiliki jumlah penerima BLT DD terbesar. Jumlah KPM yang menerima sebanyak 385 KPM atau Rp115,5 juta BLT DD yang disalurkan setiap bulan. Terbesar kedua, masing-masing Sendangtirto (Berbah) dan Wonokerto (Turi) dengan 285 KPM atau Rp85,5 juta perbulan disusul Kalurahan Sidoarum Godean dengan 275 KPM atau Rp82,5 juta per bulan.
Baca juga: 125 Bidang Tanah di Purwomartani Diajukan Ganti Rugi Tol Jogja-Solo Tahap Ketiga
Adapun kalurahan terkeci penyaluran BLT DD di Candibinangun Pakem sebesar Rp6,6 juta untuk 22 KPM, Sendangarum (Minggir) sebesar Rp13,2 juta untuk 44 KPM, Glagaharjo (Cangkringan) sebesar Rp17,4 juta bagi 58 KPM, dan Condongcatur Depok sebesar Rp18,9 juta bagi 62 KPM. Data jumlah penerima tersebut didasarkan pada hasil validasi data warga yang berhak menerima BLT DD.
"Untuk validasi penambahan atau pengurangan jumlah penerima BLT DD agar dilakukan melalui forum musyawarah, khususnya dengan peserta seperti tahun lalu," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Sleman Budiharjo.
Baca juga: Libur Panjang Imlek, Pantai Glagah Dikunjungi Ratusan Wisatawan Setiap Harinya
Lurah Triharjo Irawan mengatakan penyaluran BLT DD untuk kalurahannya dapat disalurkan mulai Kamis (11/2/2021). Kalurahan sudah menganggarkan penyaluran BLT DD ini dalam APBKelurahan 2021. Masing-masing penerima BLT DD mendapatkan Rp300.000 per bulan. "Total anggaran BLT DD sebesar Rp327,6 juta dengan sasaran 91 untuk 12 bulan," katanya.
Irawan mengatakan, selain penyaluran BLT DD program kalurahan juga menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19. Penanganan Covid-19 masih menjadi prioritas yang akan dilakukan di Triharjo.
"Baik Dana Kalurahan maupun alokasi Dana Kalurahan (APBK) akan dikerahkan untuk penanganan Covid-19. Sekitar 40%, baik untuk bantuan sosial tunai (BST) maupun pemberdayaan sehingga upaya menggerakan ekonomi masyarakat di tengah pandemi mampu tertangani dengan baik," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fajar/Fikri tersingkir di Indonesia Open 2026 usai kalah dari pasangan China. Ganda putra Indonesia kompak gugur di babak pertama.
Bedah buku berjudul Negara dan Darurat Digital: Jerat Platform Judi Online dan Pinjaman digelar di Balai Kalurahan Ngawis, Kamis (4/6/2026).
Praktik judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal dinilai menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan ketahanan sosial masyarakat
Kemenekraf dorong tata kelola AI untuk ekonomi kreatif, lindungi kreator, dan tingkatkan inovasi industri digital Indonesia.
Jadwal KRL Solo–Jogja 6 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, solusi transportasi cepat dan hemat.
HKTI menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tingkatkan gizi masyarakat, serap hasil petani, dan dorong ekonomi daerah.