125 Bidang Tanah di Purwomartani Diajukan Ganti Rugi Tol Jogja-Solo Tahap Ketiga

Kegiatan Pembayaran Ganti Kerugian Proyek Tol Jogja-Solo untuk seksi pertama di Kalurahan Purwomartani, Kalasan, Senin (8/2/2021). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
15 Februari 2021 07:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Proses pencairan dana ganti kerugian terus dilakukan oleh Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Jogja-Solo. Satker kembali mengajukan 125 dokumen tanah terdampak jalan tol ke Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

Staff Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Jogja-Solo, Galih Alfandi mengatakan Satker kembali mengajukan 125 dokumen bidang terdampak jalan tol milik warga Purwomartani, Kalasan. Dokumen tersebut dinyatakan lengkap dan dilakukan validasi kembali oleh LMAN. "Kami sudah ajukan 125 bidang berkas ke LMAN. LMAN akan melakukan validasi seluruh berkas," katanya kepada Harianjogja.com, akhir pekan lalu.

Galih mengatakan berkas yang diajukan ke LMAN berasal dari dua padukuhan, Kadirojo 2 dan Temanggal 2. Tahap pertama Satker mengajukan 50 bidang dan hanya 25 bidang yang disetujui LMAN. Sebanyak 25 bidang berkasnya dinyatakan belum lengkap. Total pembayaran yang disalurkan sebesar Rp26,26 miliar.

Baca juga: Rata-Rata Okupansi Hotel di Jogja Selama Libur Imlek Hanya 25%

Tahap kedua 62 bekas yang diajukan Satket disetujui oleh LMAN. Total nilai pembayarannya sebesar Rp57 miliar. Untuk tahap ketiga ini, Galih belum bisa menentukan berapa berasaran dana ganti kerugian bagi 125 bidang yang disetujui oleh LMAN. "Ini bergantung hasil validasi yang dilakulan oleh LMAN. Berapa jumlah bidang yang akan menerima dana ganti kerugian, sepenuhnya kewenangan LMAN," kata Galih.

Disinggung soal kelanjutan proses penilaian lahan terdampak oleh tim appraisal untuk dusun-dusun lainnya, Galih mengatakan jika Satker menjadwalkan kelanjutan tahapan tersebut pada Maret mendatang.

Kelanjutan proses penilaian akan dilakukan di tiga dusun sekaligus. Mulai dari Dusun Kadirojo 1, Temanggal 1 dan Cupuwatu 2, Purwomartani. "Kami rencanakan tahapan penilaian selanjutnya dilakukan pada Maret mendatang. Mudah-mudahan tidak ada kendala," kata Galih.