Dibuat dari Beton, Perbaikan Jalan di Perbatasan Semin Telan Rp9 Miliar

Sebuah truk melintas di dekat sebuah papan peringatan tentang jalan rusak yang dipasang DPUP ESDM DIY ruas jalan provinsi di Kalurahan Candirejo, Semin. Senin (15/2/2021). - Harian Jogja/David Kurniawan
15 Februari 2021 19:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jalan provinsi di Kapanewon Semin, Gunungkidul, tepatnya di ruas Pandanan-Candirejo akan diperbaiki tahun ini. Rencananya jalur sepanjang 1,5 kilometer ini dibangun dengan beton dengan alokasi anggaran sekitar Rp9 miliar.

Kerusakan jalan di wilayah yang berbatasan Sukoharjo, Jawa Tengah sudah seringkali dikeluhkan oleh masyarakat. Salah satunya disuarakan oleh Mursidi, warga asal Kalurahan Candirejo, Semin.

BACA JUGA: 15 Kalurahan di Jogja Zona Merah Covid

Menurut dia, ada banyak lubang sehingga membahayakan pengguna jalan. “Sudah seharusnya ada perbaikan karena kalau melihat tetangga [wilayah Jawa Tengah] jalannya sudah bagus,” katanya, Senin (15/2/2021).

Ia mengakui beberapa waktu lalu ada pemasangan rambu-rambu peringatan bagi pengguna jalan agar berhati-hati karena jalan rusak. Mursidi berharap ada tindak lanjut langkah nyata untuk memperbaiki dan bukan sekadar pemasangan rambu-rambu peringatan. “Sudah banyak yang mengeluh. Bahkan beberapa waktu lalu ada kegiatan swadaya dari para sopir truk untuk menimbun lubang-lubang di sekitar jalan yang rusak,” katanya.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral DIY, Bambang Sugaib mengatkan, jalur di perbatasan Semin merupakan jalan provinsi. Menurut dia, sudah ada rencana perbaikan di tahun ini. “Sudah masuk rencana, tapi untuk detail kegiatan silahkan hubungi pejabat pembuat komitmen [PPK] yang menangani. Sebab, saya sudah mau pensiun sehingga mulai mengurangi kegiatan,” kata Bambang.

PPK program peningkatan jalan ruas Pandanan-Candirejo, Kapanewon Semin, Andi Kurniawan mengatakan total ruas jalan yang rusak sepanjang 1,5 kilometer akan diperbaiki dengan alokasi anggaran sekitar Rp9 miliar. “Sudah masuk Badan Layanan Pengadaan [BLP] untuk mencari rekanan yang mengerjakan. Saya yakin mulai Mei sudah berjalan sehingga  bisa selesai tepat waktu,” katanya.

BACA JUGA: Berkat Lemparan Tali Tambang, Gadis 19 Tahun Ini Selamat dari Banjir

Menurut dia, upaya perbaikan berbeda dengan ruas perbatasan lainnya. Andi mengungkapkan, ruas Pandanan-Candirejo memiliki kerusakan yang parah. Jalan tersebut sering dilalui truk maupun kendaraan berat sehingga diputuskan pembangunan dengan model betonisasi. “Kalau dengan aspal akan cepat rusak. Jadi, diputuskan dengan cor beton sehingga modelnya sama dengan yang ada di wilayah Jawa Tengah,” ujarnya.

Andi mengatakan perbaikan tidak hanya dengan beton sepanjang 1,5 kilometer, namun di samping jalan juga dibuatkan saluran pembuangan sehingga jalan bisa lebih awet. “Jadi satu paket antara pembangunan jalan dan pembuatan drainase,” katanya.