Investasi Gunungkidul Rp394 Miliar Mei 2026, Industri Jadi Primadona
Investasi Gunungkidul hingga Mei 2026 mencapai Rp394 miliar atau 45,9 persen dari target tahunan. Sektor industri menjadi penyumbang investasi terbesar.
Sebuah truk melintas di dekat sebuah papan peringatan tentang jalan rusak yang dipasang DPUP ESDM DIY ruas jalan provinsi di Kalurahan Candirejo, Semin. Senin (15/2/2021)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jalan provinsi di Kapanewon Semin, Gunungkidul, tepatnya di ruas Pandanan-Candirejo akan diperbaiki tahun ini. Rencananya jalur sepanjang 1,5 kilometer ini dibangun dengan beton dengan alokasi anggaran sekitar Rp9 miliar.
Kerusakan jalan di wilayah yang berbatasan Sukoharjo, Jawa Tengah sudah seringkali dikeluhkan oleh masyarakat. Salah satunya disuarakan oleh Mursidi, warga asal Kalurahan Candirejo, Semin.
BACA JUGA: 15 Kalurahan di Jogja Zona Merah Covid
Menurut dia, ada banyak lubang sehingga membahayakan pengguna jalan. “Sudah seharusnya ada perbaikan karena kalau melihat tetangga [wilayah Jawa Tengah] jalannya sudah bagus,” katanya, Senin (15/2/2021).
Ia mengakui beberapa waktu lalu ada pemasangan rambu-rambu peringatan bagi pengguna jalan agar berhati-hati karena jalan rusak. Mursidi berharap ada tindak lanjut langkah nyata untuk memperbaiki dan bukan sekadar pemasangan rambu-rambu peringatan. “Sudah banyak yang mengeluh. Bahkan beberapa waktu lalu ada kegiatan swadaya dari para sopir truk untuk menimbun lubang-lubang di sekitar jalan yang rusak,” katanya.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral DIY, Bambang Sugaib mengatkan, jalur di perbatasan Semin merupakan jalan provinsi. Menurut dia, sudah ada rencana perbaikan di tahun ini. “Sudah masuk rencana, tapi untuk detail kegiatan silahkan hubungi pejabat pembuat komitmen [PPK] yang menangani. Sebab, saya sudah mau pensiun sehingga mulai mengurangi kegiatan,” kata Bambang.
PPK program peningkatan jalan ruas Pandanan-Candirejo, Kapanewon Semin, Andi Kurniawan mengatakan total ruas jalan yang rusak sepanjang 1,5 kilometer akan diperbaiki dengan alokasi anggaran sekitar Rp9 miliar. “Sudah masuk Badan Layanan Pengadaan [BLP] untuk mencari rekanan yang mengerjakan. Saya yakin mulai Mei sudah berjalan sehingga bisa selesai tepat waktu,” katanya.
BACA JUGA: Berkat Lemparan Tali Tambang, Gadis 19 Tahun Ini Selamat dari Banjir
Menurut dia, upaya perbaikan berbeda dengan ruas perbatasan lainnya. Andi mengungkapkan, ruas Pandanan-Candirejo memiliki kerusakan yang parah. Jalan tersebut sering dilalui truk maupun kendaraan berat sehingga diputuskan pembangunan dengan model betonisasi. “Kalau dengan aspal akan cepat rusak. Jadi, diputuskan dengan cor beton sehingga modelnya sama dengan yang ada di wilayah Jawa Tengah,” ujarnya.
Andi mengatakan perbaikan tidak hanya dengan beton sepanjang 1,5 kilometer, namun di samping jalan juga dibuatkan saluran pembuangan sehingga jalan bisa lebih awet. “Jadi satu paket antara pembangunan jalan dan pembuatan drainase,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi Gunungkidul hingga Mei 2026 mencapai Rp394 miliar atau 45,9 persen dari target tahunan. Sektor industri menjadi penyumbang investasi terbesar.
Rekonstruksi kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha diwarnai teriakan orang tua korban. Mereka menuntut hukuman maksimal bagi para tersangka.
Timnas Iran harus keluar masuk AS pada hari pertandingan selama Piala Dunia 2026. Akibat aturan imigrasi tersebut, Iran memilih bermarkas di Tijuana, Meksiko.
Bank Indonesia menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50 persen. Kebijakan ini diambil guna memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan menarik investasi a
FIFA dan The Rolling Stones berkolaborasi menyambut Piala Dunia 2026 dengan merilis vinyl edisi terbatas, lagu remix, dan merchandise eksklusif.
Gunungkidul akan membangun dua Kampung Nelayan Merah Putih di Drini dan Sadeng dengan bantuan hingga Rp22 miliar dari KKP untuk peningkatan ekonomi nelayan.