Sebagian Kaluran di Bantul Tak Punya Selter Covid-19

Ilustrasi. - Freepik
16 Februari 2021 21:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Keberadaan selter di tingkat kalurahan belum sepenuhnya siap menampung pasien Covid-19 tanpa gejala.

Sebab, dari 75 selter yang harusnya berdiri di 75 kalurahan, hingga pertengahan Februari 2021, hanya ada 46 selter yang siap dan mengajukan bantuan fasilitas.

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa (Apdesi) Bantul, Ani Widayani mengatakan hingga Selasa (16/2), ada 100 bantuan kasur dan bantal yang siap diberkan ke semua selter. Hanya saja, dari 75 selter, baru ada 46 selter di tingkat kalurahan yang siap dan mengajukan bantuan untuk fasilitas selter.

BACA JUGA: Update Covid-19 16 Februari: Kasus Positif Tambah 10.029

"Untuk saat ini ada 35 selter yang telah menerima. Sisanya, proses pengiriman," kata Ani, Selasa (16/2/2021).

Ani mengaku tidak mengetahui alasan dari 25 kalurahan yang hingga kini tak mengajukan bantuan fasilitas kasur dan bantal untuk selter. Sejauh ini, Apdesi juga terus berusaha membantu penyediaan fasilitas kasur dan bantal untuk selter pasien bergejala ringan.

"Karena fokusnya adalah selter untuk orang tanpa gejala [OTG]," ucap Ani.

Kabag Administrasi Pemerintahan Desa, Setda Bantul, Kurniantoro mengungkapkan, sejatinya 75 selter di tingkat kalurahan di Bantul siap digunakan.

Hanya saja, karena selter kabupaten masih bisa menampung pasien tanpa gejala dan bergejala ringan, maka beberapa selter kalurahan belum dioptimalkan keberadaannya.

"Selain itu, banyak pasien tanpa gejala yang memilih isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ucap Kurniantoro.