Jadi Plh Bupati Bantul, Helmi: Tak Ada Keputusan yang Dikeluarkan oleh Plh

Bupati Bantul Suharsono dan Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih resmi mengakhiri masa jabatannya, Rabu (17/2/2021) siang. - Ist/dok Humas Pemkab Bantul
18 Februari 2021 02:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Bupati Bantul Suharsono dan Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih resmi mengakhiri masa jabatannya, Rabu (17/2/2021) siang.

Selanjutnya, kursi yang ditinggalkan oleh keduanya diisi oleh Plh Bupati Bantul Helmi Jamharis, mulai Kamis (18/2/2021).

Helmi yang juga Sekda Bantul menjabat sebagai Plh hingga adanya pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bantul 2021-2024 akhir Februari mendatang.

"Tepatnya sampai pelantikan Bupati-Wakil Bupati Bantul yang baru. Rencananya antara tanggal 26 sampai 28 Februari mendatang," kata Helmi usai serah terima jabatan di Gedung Parasamya, Bantul.

Baca juga: Kulonprogo Serius Kembangkan Durian

Karena hanya bertugas sebagai Plh, lanjut Helmi, maka dirinya tidak bisa membuat keputusan strategis selama sepekan lebih memimpin. Helmi hanya akan menangani tugas administrasi yang ditinggalkan oleh Suharsono.

"Tak ada keputusan-keputusan yang dikeluarkan oleh Plh. Keputusan harus dalam koridor regulasi yang ditetapkan," kata Helmi.

Sektor kesehatan harus jadi prioritas

Sementara terkait dengan kepemimpinan Suharsono-Halim selama lima tahun terakhir, Ketua DPRD Bantul Hanung Raharjo mengatakan secara keseluruhan cukup berjalan dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kemajuan yang dialami oleh Bantul. Hanya saja, capaian ini harus ditingkatkan.

"Yang belum baik kedepan harus ditingkatkan. Ke depan, dari semua sektor ditingkatkan. Utamanya, kesehatan yang harus ditingkatkan karena pandemi Covid-19," kata Hanung.

Baca juga: Sambaran Petir Makin Banyak, Warga Jateng Diminta Waspada

Terpisah, Bupati Suharsono berharap agar capaian yang telah diraihnya bisa ditingkatkan oleh bupati terpilih Abdul Halim Muslih. Kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bantul dirinya meminta agar taat dan patuh terhadap kepemimpinan Abdul Halim Muslih mendatang.

"Jangan ada dendam-dendaman. Semua OPD sama, toh semua demi kemajuan Bantul," terang Suharsono.

Lebih lanjut Suharsono juga berharap agar kepemimpinan Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo mendatang jangan sampai menimbulkan matahari kembar. Keduanya harus saling bersinergi demi kemajuan Bantul.

"Hormatilah kepemimpinan Mas Halim. Harus loyal sama pak Halim," ucap Suharsono.

Sedangkan Wakil Bupati sekaligus Bupati Bantul terpilih Abdul Halim Muslih mengaku belum menyiapkan sejumlah langkah terkait dengan pelantikannya sebagai orang nomor satu di Bantul.

"Belum lah. Kami sedang penataan visi misi yang harus masuk dalam RPJMD. Termasuk komitmen kami di forum kampanye, itu harus masuk RPJMD. Setelah itu baru siapkan OPD [Organisasi Perangkat Daerah]," kata Halim.