Pantai Gunungkidul Diterjang Angin Kencang, 4 Warung Rusak Tertimpa Pohon

Foto ilustrasi: Aparat dibantu warga saat mengevakusi pohon mahoni yang tumbang di Jalan Wates Km. 4, Somodaran, Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping, Sleman, Rabu (5/2/2020) pukul 22.30 WIB. - Istimewa/Polsek Gamping
18 Februari 2021 01:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Hujan deras yang mengguyur wilayah Gunungkidul sejak Rabu (17/2/2021) siang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik. Meski demikian, peristiwa tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Salah satu peritiwa pohon tumbang terjadi di kawasan Pantai Baron, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari. Sebuah pohon Waru setinggi tiga meter ambruk karena embusan angin kencang.

“Memang tidak ada orang saat kejadian, tapi pohon itu menyebabkan kerusakan karena menimpa dua lapak milik pedagang,” kata Edy kepada wartawan, Rabu.

Baca juga: Sambaran Petir Makin Banyak, Warga Jateng Diminta Waspada

Usai hujan reda, sambung dia, langsung dilakukan evakuasi untuk memotong pohon yang ambruk tersebut. “Sudah ditangani dan total kerugian sekitar Rp1 juta,” katanya.

Edy menambahkan, peristiwa pohon tumbang di kawasan wisata tidak hanya terjadi di Pantai Baron. Pasalnya, di Pantai Sepanjang juga terjadi pohon tumbang. Hasil pendataan dari tim reaksi cepat BPBD Gunungkidul, pohon tumbang mengibatkan kerusakan di tiga lapak jualan dan atap sebuah penginapan jebol.

“Total kerugian mencapai sekitar Rp2,4 juta. Paling banyak terjadi di penginapan karena kanopi jebol akibat tertimpa pohon yang tumbang,” katanya.

Baca juga: Soal Revisi UU ITE, Menkominfo Sudah Pasal Karet & Ini Hasilnya

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati ancaman angin kencang menyebar merata di seluruh wilayah Gunungkidul. guna mengantisipasi dan mengurangi risiko kerugian, warga diminta melakukan kegiatan bersih-bersih di lingkungan rumah. Salah satunya memotong dahan dan ranting pohon yang sudah rimbun.

“Sejak awal musim hujan, kami sudah menetapkan status siaga bencana. Upaya mitigasi juga dilakukan agar potensi kerugian dapat ditekan,” katanya.