Buntut Komentar Perawat Nirempati, RSA UGM Perketat Etika Medsos
Buntut komentar nirempati perawat di media sosial, RSA UGM menggencarkan sosialisasi kode etik dan menonaktifkan perawat berinisial DPA.
Tim BPBD Bantul melakukan penanganan di lokasi longsor Ngablak RT 05, Sitimulyo, Piyungan Bantul pada Jumat (19/2/2021)./Ist-BPBD Bantul
Harianjogja.com, BANTUL - Tingginya intensitas hujan dengan durasi hujan yang panjang membuat potensi banjir dan longsor meningkat. Salah satu talut gudang di Piyungan longsor pasca beberapa hari terus diguyur hujan.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Dwi Daryanto menjelaskan kronologi ambrolnya talud gudang rongsok di Ngablak RT 05, Sitimulyo, Piyungan Bantul. Kejadian bermula saat hujan pada Jumat (19/2/2021) terus melanda kawasan Bantul termasuk Piyungan.
Tanah di atas talut yang telah banyak terjadi rekahan tanah membuat air hujan masuk ke dalam tanah. Akibatnya tanah jenuh dengan air dan beratnya muatan rongsok di gudang, pukul 16.15 WIB talud gudang rongsok longsor.
Baca juga: Selter Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Bantul Hampir Penuh
"Karena air masuk terus, kemungkinan di bawah itu terjadi tanah yang jenuh. Tanah yang jenuh dengan beban penuh barang rongsokan itu otomatis tidak kuat menahan beban itu, di bawahnya sudah mulai longgar kemasukan-kemasukan air akhirnya kan muncul, tiba lah longsor itu," terang Dwi pada Sabtu (20/2/2021).
Parahnya longsor juga bisa disebabkan tanah tempat gudang rongsok berdiri. Dwi menduga dahulu tempat lokasi longsor tidak hanya tanah mentah melainkan juga menggunakan tanah uruk. "Lokasi dekat TPST Piyungan, itu rumahnya Bapak Subari itu kan gudang untuk menampung rongsokan. Tapi kan talud dia tinggi sekali sekitar 15 meter. Mungkin dulu juga tidak tanah mentah, ada urukannya juga," imbuhnya.
Baca juga: Libur Lebaran Tak Lama Lagi, Menkes Sudah Wanti-Wanti dii Rumah Saja
Dwi menaksir kerugian yang ditimbulkan akan kejadian longsor ini berupa barang-barang rongsokan yang dikumpulkan di gudang yang ambrol. Estimasi kerusakan mencapai Rp50 juta. "Kerugiannya hanya barang-barang bekas itu saja, kerugiannya hanya karena talutnya ambrol itu ya. Termasuk menyeret gudang di atas ke bawah," ujarnya.
Disebutkan wilayah dekat kejadian longsor merupakan lokasi rawan longsor. Dia menambahkan jika retakan-retakan tanah muncul yang membuat air hujan masuk melalui celah retakan-retakan tersebut. "Sehingga tanahnya menjadi jenuh, tanah di atasnya," katanya.
Manajer Pusdalops BPBD Bantul, Aka Lukluk Firmansyah menyebutkan tidak ada korban jiwa dari kejadian longsor. Volume material longsor kurang lebih 1.400 merer persegi yang terseret ke bahu jalan akan dilakukan kerja bakti oleh warga dan tim BPBD Bantul.
Selanjutnya BPBD Bantul juga memberikan logistik empat buah terpal untuk menutup area longsoran. "Kami mengirim terpal sejumlah empat dan logistik untuk keluarga dan gotong royong," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Buntut komentar nirempati perawat di media sosial, RSA UGM menggencarkan sosialisasi kode etik dan menonaktifkan perawat berinisial DPA.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny