Indonesia Borong 2 Emas di WCS Guiyang, Raharjati-Rajiah Juara
Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah meraih emas mixed relay WCS Guiyang 2026 dengan catatan waktu 11,35 detik.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Polsek Pleret berhasil menangkap AHP, warga Mandau RT 02/03 Air Payang Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (21/2/2021). Pria 48 tahun ini ditangkap setelah melakukan pencurian kotak infaq di Masjid At Taabud, Wonokromo RT01, Wonokromo, Pleret, Bantul.
Kapolsek Pleret AKP Tukirin, Selasa (23/2/2021) mengatakan, pelaku adalah spesialis pencuri kotak infaq di berbagai masjid di beberapa kota di Jawa Tengah dan DIY. Sasarannya masjid di pinggir jalan besar dan sepi.
Lebih lanjut Kapolsek mengungkapkan pelaku ditangkap setelah petugas memergokinya melakukan pencurian kotak infaq di Masjid At Taabud Wonokromo Rt.01, Wonokromo, Pleret, Bantul, Minggu (21/2/2021) pukul 02.30WIB.
Awalnya petugas yang berpatroli mendapat laporan dari warga jika ada seseorang di dalam masjid.
Baca juga: Sempat Ditutup 27 Hari Akibat Klaster Covid-19, Begini Kondisi Usaha KSP Bhakti
Mereka curiga dengan gerak-gerik seorang lelaki yang terlihat mondar-mandir tak jelas. Kemudian mereka mendatangi tersangka dan menanyakan identitasnya.
Saat ditanya nama dan alamatnya, pelaku menjawabnya dengan berbelit-belit dan bertingkah aneh.
Karena merasa curiga, papar Kapolsek, petugas kemudian meminta AHP untuk membuka tas yang dibawanya. Saat digeledah, petugas menemukan uang yang tidak tertata dan dua botol getah burung.
Merasa curiga, petugas bersama dengan takmir masjid kemudian mengecek kotak infaq. Saat mengecek, ditemukan ada bekas getah burung masih menempel di kotak infaq pada lubang memasukkan uang.
"Petugas pun menanyakan kepada pelaku dan dia mengakui perbuatannya telah dua kali mencuri di tempat tersebut. Untuk kali ini dia mendapatkan Rp485.000, dua pekan lalu di tempat sama, pelaku mendapatkan yang Rp153.000," kata Kapolsek.
Kepada petugas, masih kata Kapolsek, pelaku juga mengaku telah mempersiapkan lidi dan lem untuk mencuri uang dalam kotak amal, dan datang ke TKP dengan menggunakan ojek online.
"Selain melakukan pencurian masjid At Taabud, tersangka juga melakukan pencurian di beberapa masjd lainnya di daerah Klaten dan Solo," ucap Kapolsek.
Baca juga: Wapres Dorong Masjid Istiqlal Jadi Pusat Peradaban Islam
Kanit Reskrim Polsek Pleret Iptu Muhammad Andri Setiyawan menambahkan, tersangka berangkat dari rumah saudaranya di Prambanan menggunakan ojek online dan turun di Kalurahan Wonokromo. Kemudian yang bersangkutan berjalan kaki ke masjid Karanganom, sebelum menuju ke masjid At Taabud.
"Jadi sebelum beraksi di At Taabud, pelaku sempat beraksi di Karanganom. Tapi gagal meraih hasil di Karanganom," kata Andri.
Sementara pelaku AHP mengaku terpaksa melakukan aksi karena terdesak kebutuhan. "Karena saya hanya buruh, kebetulan tidak ada kerjaan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah meraih emas mixed relay WCS Guiyang 2026 dengan catatan waktu 11,35 detik.
Kimi Antonelli menjuarai GP Spanyol 2026 di Madrid setelah mengungguli Verstappen dan Norris. Ini hasil lengkap balapan F1.
Jadwal DAMRI Bandara YIA 14 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan dengan tarif promo Rp50.000 hingga September 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 14 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
KPPS Pilur Gunungkidul telah terbentuk untuk 230 TPS di 31 kalurahan. Simak tugas KPPS dan jumlah pemilih pada Pilur 26 September 2026.