Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Jogja mulai menyiapkan pembelajaran tatap muka. Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja Budi Asrori menyatakan sarana dan prasarana pendukung pembejalaran tatap muka di masa pandemi Covid-19 ini sudah siap. Dinas tinggal menunggu rekomendasi untuk menggelar pembejalaran tatap muka dari Satgas Penanganan Covid-19 Jogja.
“Sebenarnya dari sarana dan prasarana sudah kami lengkapi seperti wastafel, alat ukur suhu [di tiap sekolah]. Kami sudah mengatur tempat duduk agar memenuhi pysical distancing,” kata Budi, saat dihubungi Kamis (25/2/2021).
BACA JUGA: Miliarder Purwomartani Diimbau Gunakan Uang Ganti Rugi Tol Sewajarnya
Namun Budi mengakui pembelajaran tatap muka belum bisa diterapkan penularan Covid-19 masih terjadi di Jogja. Dinas Pendidikan Jogja masih menunggu terkait teknis pembelajaran tatap muka yang rencananya digulirkan pada Juli mendatang.
Budi mengatakan guru dan tenaga kependidikan juga sudah mulai didata untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Dia sudah mengirimkan data 8.000 guru dan tenaga kependidikan untuk divaksin.
Data tersebut terdiri dari guru TK, SD, dan SMP negeri dan swasta, “Data sudah kami serahkan ke dinas kesehatan,” kata Budi.
Kepala Dinas Kesehatan Jogja Emma Rahmi Aryani mengatakan guru masuk dalam program vaksinasi Covid-19 tahap kedua pada awal Maret mendatang karena masuk dalam kategori pelayan publik bersama aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, pedagang, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Proses pendataan masih terus dilakukan, “Ada sekitar 5.282 [guru] yang sudah mendaftar,” kata Emma.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Bumi Handayani melalui program alam lestari.
Studi terbaru ungkap kucing lebih sehat jika punya akses luar rumah, terutama saat hidup bersama banyak kucing.
Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2.2C Sleman-Gamping sepanjang 7,96 km resmi dimulai, exit tol direncanakan di Ambarketawang.
IHSG berpeluang lanjut menguat dan uji level 6.000, didorong sentimen IPO dan global yang membaik.
Sebanyak 33 kebakaran terjadi di Jogja Januari–Juni 2026, mayoritas dipicu korsleting listrik di permukiman padat.