Terus Berjalan, Vaksinasi Covid-19 di Sleman Sudah Sampai ke Pejabat Pemkab dan Anggota DPRD

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
26 Februari 2021 20:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Pemerintah Kabupaten Sleman akan menyelenggarakan Kick Off Vaksinasi Covid-19 tahap kedua bagi pelayanan publik, Sabtu (27/2). Kick off diikuti oleh sekitar 120 sasaran baik pejabat di lingkungan Pemkab maupun DPRD Sleman.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan untuk kickoff tahap kedua Sabtu pekan ini diikuti oleh pejabat di lingkungan Pemkab dan anggota DPRD Sleman. Meliputi Bupati, Wakil Bupati beserta istri, Sekretaris Daerah, Asisten Ahli Bupati, Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Kabupaten Sleman, seluruh kepala dan sekretaris SKPD, Kepala BUMD, Panewu dan anggota DPRD.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Pronojiwo Lt.V RSUD Sleman sebagai salah satu fasilitas kesehatan yang memberikan vaksinasi Covid-19. "Untuk kick off tahap kedua baru diikuti pejabat Pemkab Sleman dan anggota DPRD," katanya kepada Harian Jogja, Jumat (26/2/2021).

Adapun untuk pelayanan publik lainnya, kata Joko, akan dimulai pada Selasa (2/3/2021) di seluruh fasilitas kesehatan di Sleman. Dia mengatakan, pemberian vaksin dosis kesatu untuk tahap kedua pada gelombang pertama akan menyasar sekitar 12.000 orang.

"Mereka akan mendapatkan pelayanan vaksin di 52 Faskes selama sekitar dua Minggu, atau menyesuaikan ketersediaan logistik. Total vaksinator yang kami libatkan sebanyak 250 orang," katanya.

BACA JUGA: Dalam 3 Hari, Jawa Barat Juara Kasus Positif Covid-19 Tertinggi

Penerima vaksinasi tahap kedua ini difokuskan petugas publik meliputi pendidik, pedagang pasar, tokoh agama, anggota dewan, pegawai pemerintah, TNI, POLRI, transportasi publik, atlet, wartawan dan pekerja media, petugas pariwisata, BUMN, BUMD, pejabat/perangkat daerah dan pelayan publik lainnya.

"Rencananya calon penerima vaksin tahap kedua yang mendaftar lewat link dari Dinas Kominfo Sleman akan mendapat SMS pemberitahuan jadwal dan lokasi faskesnya," kata Joko.

Sebanyak 52 fasilitas kesehatan yang melayani pemberian vaksinasi. Mulai dari 25 Puskesmas dan klinik meliputi Klinik Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Klinik Parama Satwika, Polres Sleman dan Klinik Kartika 0732, Kodim Sleman.

Selain itu, 24 rumah sakit meliputi RS Bhayangkara, RSIY PDHI, RSUD Sleman, RS Condongcatur, RS Sakina Idaman, RSU Queen Latifa, RSU Mitra paramedika, RS Atturots, RS Gramedika 10, RS Charitas Klepu, RSU Mitra Sehat, RS PKU Gamping, RSKIA Sadewa, RS UGM, RS JIH, RS UAD, RS Hermina, RS Arvita Bunda, RSUP dr Sardjito, RSUD Prambanan, RS Grhasia, RS Panti Nugroho, RS Panti Rini dan RS Puri Husada.

Untuk kesiapan pelaksanaan vaksinasi tersebut, Dinkes Sleman telah menerima droping vaksin Sinovac sebanyak 1.710 vial pada Kamis (25/2/2021). Vial dengan jumlah tersebut diperhitungkan hanya cukup untuk suntikan sebanyak 17.100 dosis. Stok itu masih jauh dari target vaksinasi tahap dua sekitar 100.000 orang. Baik dari kalangan ASN, TNI, polisi, guru, pejabat daerah, BUMD, petugas pariwisata, BUMN, tenaga kependidikan non guru, pedagang pasar, organda, ojek taksi online maupun pemuka agama.

Pada pendataan awal yang dibatasi sampai tanggal 13 Februari 2021 tercatat 28.144 calon penerima vaksin. Rinciannya, 20.252 nama mendaftar dari sebaran aplikasi google form, dan 7.892 nama didata secara manual. Jumlah itu dipastikan bertambah menyusul adanya kebijakan perpanjangan waktu pendaftaran hingga 28 Februari 2021.