SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Fenomena hujan es kembali terjadi di wilayah Sleman, Selasa (2/3/2021). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena serupa masih akan terjadi hingga April mendatang.
Masyarakat Bangunkerto, Kapanewon Turi, dikejutkan dengan fenomena hujan es yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Hujan es sebesar kelereng tersebut hanya terjadi sesaat. "Terjadi sekitar 5-10 menit saja. Tidak ada dampak yang ditimbulkan," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan, Selasa (2/3/2021).
Sebelum hujan es terjadi, sebagian kawasan Barat Baya lereng Merapi dilanda angin kencang. Dilaporkan sejumlah pepohonan tumbang seperti terjadi di Dusun Bangunsari, Bangunkerto, Turi. Beberapa pohon juga dilaporkan tumbang di Kopen Lumbungrejo, Tempel.
"Ada pohon yang tumbang menutup akses jalan dan menimpa jaringan listrik. Atap rumah terbang terbawa angin Lumbungrejo. Masih dilakukan pendataan," kata Makwan.
Selain di wilayah Tempel dan Turi, pohon tumbang juga dilaporkan di Dusun Jurangjero, Harjobinangun, Pakem. "Pohon yang tumbang sempat menimpa warga, sudah terkondisikan," katanya.
Fenomena hujan es sebelumnya melanda wilayah Argomulyo, Cangkringan pada Sabtu (27/2/2021) sore. Selain di Argomulyo, fenomena hujan es juga dirasakan warga Bimomartani, Ngemplak. Waktunya juga bersamaan dan terjadi pada sore hari. Sebelum fenomena hujan es terjadi, kedua wilayah tersebut dilanda hujan lebat disertai angin kencang. Selang beberapa menit hujan lebat berubah menjadi butiran-butiran es sebesar kelereng.
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi DIY Reni Kraningtyas mengatakan hujan es merupakan fenomena alam biasa yang terjadi bersamaan dengan hujan lebat. "Saat udara hangat, lembab dan labil terjadi di permukaan bumi maka pengaruh pemanasan bumi yang intensif akibat radiasi matahari akan mengangkat massa udara tersebut ke atas/atmosfer dan mengalami pendinginan," jelas Reni.
BACA JUGA: Kapan Warga Umum di DIY Dapat Vaksin Covid-19? Begini Penjelasan Pemda DIY
Menurut Reni, setelah terjadi kondensasi akan terbentuk titik-titik air yang terlihat sebagai awan Cumulonimbus (Cb). Karena kuatnya energi dorongan ke atas saat terjadi proses konveksi maka puncak awan sangat tinggi hingga sampai freezing level. "Freezing level ini terbentuk kristal-kristal es dengan ukuran yang cukup besar," katanya.
Saat awan sudah masak dan tidak mampu menahan berat uap air, terjadi hujan lebat disertai es. "Es yang turun ini bergesekan dengan udara sehingga mencair dan ketika sampai permukaan tanah ukurannya lebih kecil," papar Reni.
Ke depan, lanjutnya, potensi hujan es masih akan terjadi hingga berakhirnya masa pancaroba sekitar April mendatang. Dia menghimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat/es disertai petir dan angin kencang/puting beliung. "Selalu memperhatikan perubahan cuaca dan update informasi cuaca dari BMKG DIY Stasiun Klimatologi Sleman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026 menampilkan Amri/Nita dan Leo/Daniel. Simak jam, lawan, venue, dan siaran langsung.
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ferran Soriano menegaskan proses hukum masih panjang dan klub akan melawan.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.