Dongkrak Ekonomi Warga di Sekitar Bandara YIA dengan Pembangunan Ruko

Bupati Kulonprogo Sutedjo saat membuka launching pembangunan ruko Bandara YIA di Kalurahan Temon Kulon, Kapanewon Temon, Kulonprogo beberapa waktu lalu - Ist/Humas Pemkab Kulonprogo
04 Maret 2021 03:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Tanah seluas 3.000 meter persegi milik Pemerintah Kalurahan Temon Kulon, Kapanewon Temon, Kulonprogo yang berdekatan dengan Bandara YIA akan dibangun kawasan bisnis berupa rumah toko (ruko) dengan sistem sewa tanah jangka panjang selama 28 tahun.

Direktur PT Adikarta Jaya Inovatif Muhammad Ulinnuha mengatakan selain menjadi sumber pendapatan keuangan bagi Kalurahan, dengan pemanfaatan tanah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Peluang bisnis yang ada tersebut ditangkap oleh PT Adhikarta Jaya Inovatif. Muhammad Ullinnuha dan jawatannya bekerjasama dengan Kalurahan Temon Kulon mencoba untuk mengoptimalkan aset tanah Kalurahan.

Baca juga: Tak Hanya Hujan Es, Sleman Dilanda Angin Kencang! Ini Data Kerusakannya

"Kami ingin ikut mengembangkan potensi-potensi yang bisa dioptimalkan tanpa harus mengambil atau membeli tanah warga, sehingga warga masih bisa memaksimalkan asetnya sendiri," ujar Ulinnuha saat dikonfirmasi pada Rabu (3/3/2021).

Adapun, dengan lokasi yang dekat dengan Bandara YIA dan fasilitas umum lainya seperti Puskesmas, Pasar, Bank dan lainnya, diharapkan mampu meningkatkan minat investor untuk bergabung.

"Proses pembangunan ruko sendiri awal akan dimulai pada bulan maret, dan dijadwalkan di bulan April bangunan ruko mulai didirikan," sambung Muhammad Ullinnuha.

Sementara itu, Bupati Kulonprogo Sutedjo mengapresiasi pembangunan proyek Ruko Bandara ini. Keberadaan ruko ini diharapkan bisa mendukung dan meningkatkan perekonomian Kulonprogo dan masyarakat sekitar pada khususnya.

Baca juga: Mayat Bayi Ditemukan Dalam Tas di Maguwoharjo, Sempat Ditendang-tendang Dikira Sampah

"Harapannya kawasan Ruko Bandara ini benar-benar menjadi kawasan ruko yang potensial secara ekonomi yang akan membawa perubahan bagi perekonomian masyarakat",
kata Bupati.

Selain itu, Bupati juga menegaskan pemerintah terus berupaya memberikan kemudahan-kemudahan dalam berinvestasi di Kulonprogo seperti kemudahan pengurusan perizinan dan penanaman modal.