Jalur Trans Jogja Terbaru, Cek Tarifnya di Sini
Trans Jogja mencakup berbagai jalur utama yang menghubungkan titik-titik penting seperti kawasan wisata, pusat pendidikan, hingga layanan kesehatan.
Ilustrasi hakim/Okezone
Harianjogja.com, SLEMAN- Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Sleman diminta membangun Desa Sadar Hukum di Sleman. Sebab hingga kini masih banyak warga yang belum mengakses bantuan hukum.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan saat ini masih banyak warga yang belum bisa mengakses bantuan hukum. Dengan Pemberi Bantuan Hukum (PBH) oleh Peradi kepada masyarakat yang kurang mampu diharapkan akses masyarakat untuk bantuan hukum bisa semakin besar.
BACA JUGA : Peradi RBA DIY Resmi Lantik Pengurus 5 DPC se-DIY
Peradi Sleman, kata Danang, sudah memiliki program untuk mengatasi beberapa permasalahan yang kurang optimal, misalnya pelayanan bantuan hukum bagi masyarakat tidak mampu. Danang meminta agar masyarakat tidak perlu malu meminta pendampingan dari seluruh anggota Peradi.
"Program-program seperti Desa Sadar Hukum adalah bentuk pengabdian Peradi bagi warga. Ini terbukti cukup efektif untuk memberikan pencerahan dan pendampingan hukum pada masyarakat," katanya saat membuka Rapat Anggota Cabang Peradi Sleman di Kopi Jongke, Sabtu (6/3/2021).
Ketua DPC Peradi Sleman Harianto mengatakan kegiatan tersebut rutin digelar setiap tahun sebagai bentuk pertanggung jawaban kepada anggota. Ia berharap agar DPC Peradi Sleman dan Pemkab Sleman dapat berkoordinasi terkait pembelaan hukum kepada masyarakat tidak mampu.
BACA JUGA : Pengacara di Jogja Diingatkan untuk Beri Bantuan Hukum
"Ini acara keempat kalinya kami gelar. Musyawarah ini juga menjadi wadah untuk menampung aspirasi dan evaluasi untuk peningkatan kualitas," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Trans Jogja mencakup berbagai jalur utama yang menghubungkan titik-titik penting seperti kawasan wisata, pusat pendidikan, hingga layanan kesehatan.
Sejumlah parpol di Sukoharjo menyampaikan keprihatinan atas kasus Etik Suryani. Mereka berharap perkara ini menjadi pembelajaran dan evaluasi bersama.
Seorang pria berusia 55 tahun ditemukan meninggal di belakang rumahnya di Srandakan, Bantul. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.
Baku tembak terjadi di Festival Salsa on St. Clair, Toronto, Kanada. Dua orang tewas dan enam lainnya terluka dalam insiden tersebut.
DIY mencatat 25 kasus kusta hingga triwulan II 2026. Pemda memperkuat skrining, deteksi dini, dan edukasi untuk mempercepat eliminasi kusta.
KPK menyita uang tunai dan emas 2,5 kilogram dari rumah di Laweyan yang diduga menjadi safe house Bupati Sukoharjo Etik Suryani.