Peradi Didorong Bangun Desa Sadar Hukum

Ilustrasi hakim - Okezone
08 Maret 2021 08:47 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Sleman diminta membangun Desa Sadar Hukum di Sleman. Sebab hingga kini masih banyak warga yang belum mengakses bantuan hukum.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan saat ini masih banyak warga yang belum bisa mengakses bantuan hukum. Dengan Pemberi Bantuan Hukum (PBH) oleh Peradi kepada masyarakat yang kurang mampu diharapkan akses masyarakat untuk bantuan hukum bisa semakin besar.

BACA JUGA : Peradi RBA DIY Resmi Lantik Pengurus 5 DPC se-DIY

Peradi Sleman, kata Danang, sudah memiliki program untuk mengatasi beberapa permasalahan yang kurang optimal, misalnya pelayanan bantuan hukum bagi masyarakat tidak mampu. Danang meminta agar masyarakat tidak perlu malu meminta pendampingan dari seluruh anggota Peradi.

"Program-program seperti Desa Sadar Hukum adalah bentuk pengabdian Peradi bagi warga. Ini terbukti cukup efektif untuk memberikan pencerahan dan pendampingan hukum pada masyarakat," katanya saat membuka Rapat Anggota Cabang Peradi Sleman di Kopi Jongke, Sabtu (6/3/2021).

Ketua DPC Peradi Sleman Harianto mengatakan kegiatan tersebut rutin digelar setiap tahun sebagai bentuk pertanggung jawaban kepada anggota. Ia berharap agar DPC Peradi Sleman dan Pemkab Sleman dapat berkoordinasi terkait pembelaan hukum kepada masyarakat tidak mampu.

BACA JUGA : Pengacara di Jogja Diingatkan untuk Beri Bantuan Hukum

"Ini acara keempat kalinya kami gelar. Musyawarah ini juga menjadi wadah untuk menampung aspirasi dan evaluasi untuk peningkatan kualitas," ungkapnya.