Bappeda Gunungkidul Gelar Lomba Karya Ilmiah

ist - Bappeda Gunungkidul
08 Maret 2021 18:47 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul menggelar Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat 2021. Diharapkan lomba ini dapat memacu kreativitas masyarakat di bidang karya ilmiah.

Kepala Bidang Litbang dan Pengendalian, Bappeda Gunungkidul, Rismiyadi mengatakan lomba kreativitas dan inovasi masyarakat rutin digelar setiap tahun.

Kegiatan ini, menurut Rismiyadi digelar untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi masyarakat dalam bentuk karya penelitian. Selain itu juga untuk kepentingan pengembangan, dan atau perekayasaan yang bertujuan mengembangkan penerapan praktis dalam konteks ilmu pengetahuan yang baru; atau cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi seperti ilmu teknik, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial termasuk pemanfaatan teknologi tepat guna.

“Kami berharap peran serta dari masyarakat untuk ikut dalam lomba ini,” katanya, Senin (8/3).

Dia menjelaskan, untuk lomba dibagi dalam tiga kategori yang meliputi kelompok masyarakat umum, aparatur sipil Negara dan siswa sekolah. Untuk siswa dapat diikuti kelompok dengan dua kategori, yakni olahan makanan dan kelompok sains dan teknologi. “Kami sudah menyiapkan hadiah bagi pemenang lomba ini,” katanya.

Untuk tahapan lomba, Bappeda telah mengumumkan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Bagi masyarakat yang berminat dapat hmendaftarkan diri secara daring di bit.ly/krenova2021. Sedangkan, dokumen seleksi ngunan daerahardcopy disampaikan ke Sekretariat Krenovanaskat di Kantor Bappeda Gunungkidul mulai  19 Januari hingga paling lambat 21 Mei 2021.

“Ada ketentuan lomba yang harus dipenuhi, yakni karya yang dibuat belum pernah mendapatkan penghargaan,” katanya.

Kepala Bappeda Gunungkidul, Sri Suhartanto mengatakan, proses lomba masih berlangsung dan ia berharap partisipasi dari masyarakat untuk mengikuti seluruh kategori.

Menurut dia, lomba tidak hanya untuk merangsang kreativitas, namun mampu menghasilkan inovasi dan innovator baru di berbagai bidang. Diharapkan pula, inovasi tersebut menjadi dasar untuk pembangunan daerah.

“Kami mendukung pelaksanaan lomba ini dan terus berupaya meningkatkan sebagai kabupaten sangat inovatif di tingkat nasional,” katanya.