Pemkab Sleman Gelar Vaksinasi Massal, Prokes Tetap Utama

Sejumlah ASN mengikuti Vaksinasi masal di SCH hari kedua, Selasa (9/3/2021).-Harian Jogja - Lugas Subarkah
10 Maret 2021 07:47 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Proses vaksinasi tahap kedua untuk petugas pelayanan publik di Kabupaten Sleman terus berlanjut. Pada Selasa, (9/3/2021) berlangsung hari kedua vaksinasi masal pada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertempat di Sleman City Hall (SCH).

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo, menuturkan vaksinasi masal untuk ASN di SCH berlangsung selama tiga hari, Senin hingga Rabu (8-10/3/2021). "Hari kedua diikuti 1.200 ASN," ujarnya.

Vaksinasi masal ini menyasar pada ASN di tingkat Pemkab, setelah sebelumnua vaksinasi ASN di tingkat Kapanewon hingga Padukuhan sudah dilaksanakan di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) masing-masing.

Meski dikuti ribuan peserta, Dinas Kesehatan Sleman tetap berupaya untuk dapat menghindari kerumunan. Vaksinasi dilakukan di lantai tiga. Sementara antrean peserta telah disediakan sejak di lantai dua, dan dibagi dalam beberapa sesi.

Ia juga memastikan prosedur dalam vaksinasi masal ini tetap sesuai dengan pedoman Kementerian Kesehatan, yakni dengan empat meja mulai dari registrasi, pemeriksaan, penyuntikan hingga evaluasi 30 menit oasca penyuntikan.

Dari pelaksanaan vaksinasi masal selama tiga hari ini, ia menargetkan mampu menjangkau setidaknya 3.000 ASN, sehingga target vaksinasi tahap kedua dapat terpenuhi yakni selesai pada akhir Maret mendatang.

Petugas Publik yang telah terdata di Kanupaten Sleman totalnya sebanyak 52.000 orang. Sampai pada Senin (8/3/2021) lalu, baru tercapai vaksinasi sebesar 10%. Mulai Selasa (9/3/2021) Dinas Kesehatan juga mulai melakukan vaksinasi pada tenaga pengajar di fasyankes.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, berharap vaksinasi pada petugas pelayanan publik dapat berjalan dengan baik. "Kalau pelayanannya sehat kedepan juga cepet pemulihan ekonominya. Vaksin ini menjadi gerakan kita bersama untuk sehat bersama," ungkapnya.