Dipecat Karena Hadiri KLB, Ketua DPC Demokrat Sleman Bantah Iming-iming Rp100 Juta

Sejumlah kader Partai Demokrat mengikuti Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). - ANTARA FOTO/Endi Ahmad
11 Maret 2021 11:57 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Ketua DPD Partai Demokrat Sleman Sarjono mengakui belum menerima surat pemecatan secara resmi dari partai setelah ia menghadiri Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumut pada Jumat (5/3/2021) lalu.

"Saya sudah ditelpon oleh DPP, yang menyatakan bahwa saya sudah dipecat sebagai Ketua DPC Demokrat Sleman. Tapi saya belum menerima surat resminya," kata Sarjono, Kamis (11/3/2021).

Sarjono mengakui jika ia menghadiri KLB tersebut. Ia menegaskan keputusan untuk menghadiri kegiatan KLB merupakan inisiatif pribadi. Bukan karena diiming-imingi ratusan juta.

Baca juga: Polri Akan Ikut Turun Tangan Atasi Kisruh Partai Demokrat, jika ...

"Saya mendatangi KLB itu pilihan pribadi. Saya dihubungi teman dekat untuk berangkat, akomodasi ditanggung, jadi tidak ada iming-iming uang Rp100 juta," katanya.

Ia tak ingin banyak mengomentari soal pemecatannya. Alasannya, hal itu nanti akan menyinggung kader partai lainnya yang masih aktif.

"Saya tidak akan berkomentar banyak mengenai pemecatan ini. Yang jelas saat KLB, saya belum tahu siapa yang akan diusung jadi Ketua Umum. Baru tahu kalau Pak Moeldoko jadi Ketum saat di acara KLB itu," katanya.