Ini Penyebab Jembatan Gembira Loka Belum Difungsikan sampai Sekarang

Ilustrasi Jembatan - JIBI
14 Maret 2021 19:57 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Pemerintah Kota Jogja belum memfungsikan jembatan sisi selatan Jalan Kusumanegara atau tepatnya di utara kebun binatang Gembira Loka (Gembira Loka Zoo) karena masih dalam proses pengakajian manajemen lalu lintas. Selain itu juga masih banyak kabel semrawut di sekitar jembatan tersebut.

Kepala Dinas Pehubungan Kota Jogja, Agus Arif Nugroho, mengatakan jawatannya masih mengkaji hal-hal teknis termasuk sistem manajemen lalu lintas sebelum memfungsikan jembatan Gembira Loka. Manajemen lalu lintas tersebut di antaranya setelah jembatan sisi selatan difungsikan, maka otomatis jembatan sisi utara menjadi satu arah ke timur.

Biasanya kendaraan dari arah barat Jalan Kusumanegara bisa langsung belok ke selatan atau ke Jalan Kebun Raya. Demikian yang dari arah Jalan Kebun Raya bisa berbelok ke timur arah Gedongkuning, “Itu rawan saat fungsi jalan sedang tinggi. Tentunya kami sosialisasikan dulu ke masyarakat terkait perubahan lalu lintas ini,” kata Agus, saat dihubungi Minggu (14/3/2021).

Pihaknya masih mengkaji bersama kepolisian terkait kemungkinan ada perubahan pola arus lalu lintas sekitar Jembatan Gembira Loka. “Tentunya kami berharap masyarakat memahami [jika ada perubahan lalu lintas]. Kami tidak ingin menyulitkan, yang kami lakukan adalah untuk keselamatan dan kelancaran lalu lintas Jogja,” ujar Agus.

BACA JUGA: Tingkatkan Populasi Sapi, Bantul Lanjutkan Program IB di saat Pandemi

Dalam waktu dekat ini Dinas Perhubungan dan kepolisian masih akan menguji coba terlebih dahulu jalan satu arah tersebut dengan memasang water barrier atau pembatas jalan. Dari ujicoba tersebut Dinas Perhubungan ingin melihat seperti apa kondisi arus lalu lintas. Namun dia memastikan jika terjadi jalan searah, kecepatan kendaraan menjadi lebih tinggi.

Ketika kecepatan kendaraan menjadi lebih tinggi maka rawan juga terhadap keselamatan berlalu lintas, maka perlu ada rekayasa lalu lintas untuk meminimalisir kecelakaan.

Lebih lanjut mantan Mantri Gondomanan ini mengatakan jembatan itu belum difungsikan selain rawan kecelakaan akibat semakin tingginya kecepatan kendaraan juga rawan kecelakaan karena ada kabel-kabel yang semrawut di sekitar jembatan.

Menurut dia banyak kabel yang melintang ke barat, sementara barat jembatan jalan menanjak sehingga dikhawatirkan kabel-kabel tersebut bisa menyentuh kendaraan yang melintas. “Kami ukur ketinggian kabelnya, apakah sudah lima meter atau kurang dari itu. Kabel itu kan kadang saat panas bisa memuai. Hal-hal teknis itu kami periapkan,” tandas Agus.

Sebelumnya Dinas Perhubungan sempat memastikan jembatan Gembira Loka akan difungsikan dalam waktu dekat, bahkan saat Natal tahun lalu. Namun hingga kini masih belum difungsikan. Ketua Komisi C DPRD Jogja, Ririk Banowati Permatasari sebelumnya juga menyoriti operasional jembatan tersebut.