PSS Sleman Kebobolan 7 Gol dalam 3 Laga, Pieter Huistra Angkat Bicara
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Ilustrasi sapi/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL – Program inseminasi buatan (IB) di wilayah Bantul terus dilakukan selama pandemi. Target sasaran IB di 2021 dipastikan tetap tak berkurang.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul, Joko Waluyo menyampaikan di tahun kedua pandemi program IB tetap berjalan. "Tetap jalan terus, kami tiap tahun hampir sekitar 47.000 ternak sapi yang di IB," jelasnya pada Minggu (14/3/2021).
BACA JUGA : Jaga Populasi Sapi, Pemkab Bantul Intensifkan Inseminasi
Joko memastikan program tersebut berjalan meskipun pandemi. Target sasaran IB pun diusahakan tetap tidak berkurang. "Tetap kita laksanakan. Untuk mencapai dan meningkatkan populasi dan peternak juga dengan adanya musim pandemi tetap populasi ternak hampir sama," ujarnya.
"Harga enggak begitu turun, jadi enggak mempengaruhi peternakan. Jadi peternak tetap bertahan," katanya.
Ia menambahkan saat ini masih mengandalkan ternak dari luar Bantul karena di Bantul banyak rumah potong. Dengan adanya program IB, populasi ternak sapi diharapkan bisa tercapai dan menekan masuknya ternak dari luar.
"Nah populasi sapi di Bantul itu belum memenuhi kebutuhan di Bantul sendiri. Sehingga kami masih mengandalkan ternak dari luar Bantul," ucapnya.
BACA JUGA : Dongkrak Populasi, Bantul Gencarkan Inseminasi Buatan
"Karena yang dipotongkan sapi jantan. Sedangkan di Bantul pedet umur 4 - 6 bulan sudah dijual, jadi para pemotong tetap mengambil ternak dari luar Bantul," ujarnya.
Kepala DPPKP Bantul, Yus Warseno menyatakan program ini dapat membantu peternak dalam mengembangkan populasi ternaknya. "Harapan kami terkait program IB atau kawin suntik di Kabupaten Bantul adalah untuk membantu memudahkan para peternak dalam mengembangkan usaha ternaknya agar beranak pinak," ujarnya.
"IB bertujuan agar jumlah populasi ternak di Kabupaten Bantul dapat terus meningkat dan dapat memenuhi kebutuhan para pelaku usaha kuliner serta masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian kedepan tidak begitu besar ketergantungan kebutuhan ternak mendatangkan dari luar daerah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
DPRD Kota Jogja mendorong Raperda P4GN untuk memperkuat pencegahan, pemberantasan, perlindungan, dan rehabilitasi narkotika.
KPK mendalami mekanisme penerimaan mahasiswa baru Unsoed melalui jalur mandiri dengan memeriksa sejumlah saksi kasus dugaan korupsi.
SMKN 1 Adiwerna Tegal menjuarai Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Semarang dan melaju ke Grand Final di Istora Senayan.
Gebyar Batik Sleman 2026 digelar dengan bazar, diskon hingga 50 persen, serta edukasi sertifikasi halal bagi pelaku IKM.
Tarif listrik kuartal IV 2026 segera ditetapkan. Bahlil Lahadalia memberi sinyal tarif listrik kemungkinan tidak mengalami kenaikan.