Kurangi Emisi Lintas Laju Urban, KAI Commuter Raih Penghargaan di JBBA
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Ilustrasi penjualan hewan kurban. /Bisnis-Arief Hermawan P
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DPPKP) Bantul mulai menggencarkan kembali inseminasi buatan (IB) untuk sapi dan kambing agar populasinya kembali bertambah. Hal ini terkait dengan pemotongan dua jenis hewan tersebut cukup tinggi di Bumi Projotamansari, tidak hanya saat Iduladha, namun pemotongan harian juga tinggi.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, DPPKP Bantul, Joko Waluyo mengatakan pada Iduladha ini jumlah hewan kurban sampai hari ketiga pemotongan tercatat ada 19.319 ekor yang terdiri dari sapi 6.197 ekor, kambing 5.714 ekor, dan domba 7.407 ekor.
BACA JUGA : Ini Dia Cara Pemerintah Genjot Populasi Sapi di DIY
Sejauh ini diakuinya hewan kurban tersebut sebagian dari wilayah Bantul, namun sebagian lainnya dari luar daerah, seperti sapi dari Madura dan kambing dari wilayah Temanggung dan Wonosobo. Menurut Joko, Bantul memang belum mampu mencukupi kebutuhan sapi dan kambing untuk kurban, bahkan untuk konsumsi harian juga masih terbatas.
“Per hari saja jumlah kambing dan domba yang dipotong untuk memenuhi warung kuliner sate kambing di Bantul bisa sampai 700 ekor. Sebagian besar juga didatangkan dari luar daerah,” kata Joko, Senin (3/8/2020).
Akses IB
Maka cara cepat untuk menambah populasi kambing dan sapi adalah dengan iseminasi buatan. Pihaknya sudah meminta peternak di Bantul untuk mengakses IB baik untuk sapi maupun kambing. “IB gratis untuk kambing dan domba melalui progra Kambing Indukan Wajib Bunting [KIWAB],” kata dia.
Sementara IB untuk sapi yang semula gratis, namun tahun ini harus membayar Rp50.000 untuk sekali IB. Joko menambahkan jumlah hewan kurban tahun ini berkurang sedikit dibanding tahun lalu sebanyak yang mencapai 20.796 ekor yang terdiri dari sapi 6.434 ekor, kambing 5,514 ekor dan domba 8.848. atau hanya berkurang sekitar 1.478 ekor dibanding tahun ini.
BACA JUGA : Populasi Sapi di Gunungkidul Ditarget Bertambah 19.000 Ekor
Penyakit yang ditemukan dalam hewan kurban, kata Joko, juga lebih sedikit. “Penyakit cacing hati lebih sedikit dbanding tahun lalu. penyakit zoonosis tidak ada,” kata dia.
Total temuan cacing hati tahun ini sebanyak 147 kasus yang terdiri dari sapi 116 ekor, 18 ekor kambing, dan 13 ekor domba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
GPI 2026 menempatkan Islandia sebagai negara paling damai dan Rusia paling tidak damai. Indonesia berada di peringkat ke-69 dunia.
Komisi C DPRD DIY berharap Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat untuk 2027 naik minimal 10%. Tambahan dana tersebut dinilai dibutuhkan untuk menutup k
Hindari malware di Android dengan mengunduh aplikasi dari sumber resmi, memeriksa izin akses, dan mengaktifkan Google Play Protect.
Enam Jembatan Garuda telah selesai dibangun di Gunungkidul. Infrastruktur ini disiapkan untuk memperkuat akses warga, terutama saat musim hujan.
Persib Bandung masih dibayangi rekor tanpa kemenangan di kandang Persija Jakarta sejak 1986 dalam pertandingan kompetisi resmi.