Selama Pandemi, Daging Sapi di Bantul Kurang Laku

Penjuakan daging di Pasar Bantul menurun selama pandemi. - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
15 Maret 2021 15:27 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Daging sapi kurang laku di Bantul selama pandemi Covid-19.

"Jelas berkurang penjualannya dibanding hari-hari biasa. Biasanya 50-60 kilogram per hari, sekarang paling cuma 30 kilogram per hari. Turunnya separuh," kata Suryati, salah satu pedagang di Pasar Bantul.

Order daging dari acara hajatan juga menurun karena pembatasan tamu. Kendati penjualan anjlok, harga daging sapi selama setahun ini cenderung stagnan. Suyati menyebut harga daging sapi ajeg di kisaran Rp120.000 per kilogram.  

Penurunan penjualan daging juga dirasakan oleh pedagang lainnya yakni Fitri. Dia menuturkan order dari katering selama pandemi sangat sepi. Padahal pesanan dari jasa boga membantu menaikkan penjualan dagangannya.

“Satu kali hajatan biasanya menghabiskan  setengah kuintal daging. Sekarang pesanan sepuluh kilogram saja enggak sampai," tuturnya.

Penjual bakso dan soto yang biasanya mengambil daging setiap hari, kini hanya mengambil dua kali dalam sepekan. Selain itu para pelanggan juga mengurangi pesanannya, dari tiga kilogram sekali ambil, hanya satu kilogram sekali ambil.