PPDB SMP di Bantul Dimulai 14 Juni

Sejumlah calon peserta PPDB 2018 mengisi formulir untuk mendaftar sekolah, Selasa (3/7 - 2018).Harian Jogja/Uli febriarni
18 Maret 2021 18:07 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021/2022 tingkat SMP di Bantul akan dimulai 14 Juni mendatang.

Sama seperti tahun sebelumnya, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul akan mendahulukan PPDB untuk Kelas Khusus Olahraga (KKO).

“Iya, benar. PPDB akan dimulai untuk SMP KKO dulu, mulai 14 hingga 19 Juni 2021,” kata Kepala Disdikpora Bantul Isdarmoko, Kamis (18/3/2021).

Isdarmoko menambahkan, sejauh ini di Bantul ada empat kelas yang akan menerima KKO. Keempat kelas tersebut berada di SMPN 1 Kretek, SMPN 2 Kretek, SMPN 3 Pleret, dan SMPN 3 Imogiri. Satu kelas berisi satu belajar atau rombel. Adapun untuk pelaksanaan PPDB, untuk KKO tidak dilakukan secara daring.

BACA JUGA: Susah Tidur? 3 Bahan Herbal Ini Bantu Tidurmu Menjadi Nyenyak

“Karena ada tes fisik. Sehingga untuk KKO harus datang. Ini sama dengan tahun lalu,” papar Isdarmoko.

Menurut Isdarmoko, pada PPDB 2021, Disdikpora tetap menggunakan lima jalur berbeda untuk penerimaan siswa baru mulai 17-19 Juni 2021. Kelima jalur itu meliputi inklusi, afirmasi, perpindahan orang tua, prestasi dan zonasi lingkungan sekolah. Selain itu, Disdikpora juga menggunakan jalur zonasi yang digelar 21-23 Juni 2021.

“Sementara untuk PPDB SMP swasta dimulai 21-24 Juni 2021,” ungkap Isdarmoko.

Berbeda dengan KKO yang mengharuskan adanya kehadiran fisik, PPDB dengan enam jalur berbeda ini bisa digelar dengan daring. Langkah ini seperti PPDB 2020 lalu.

Namun, jika ada kendala jaringan Internet, Isdarmoko mengatakan layanan pendaftaran langsung bisa dilakukan dengan catatan yakni mengedepankan protokol kesehatan, tidak ada kerumunan, menjaga jarak, menyediakan pemeriksaan suhu, dan menyediakan tempat cuci tangan serta hand sanitizer.

“Kami berharap semua bisa melakukan pendaftaran secara daring dan bisa mengaksesnya dari rumah. Harapannya, calon siswa dan wali calon siswa tidak perlu keluar rumah,” papar Isdarmoko.