Bupati Sleman Kenalkan Desa Ekowisata Pancoh, Pengunjung Bisa "Guyang" Sapi dan Membatik

Kustini Sri Purnmomo saat bertemu dengan GKR Hemas di Galeri Parri, Kayen, Condongcatur, Depok, Kamis (3/12/2020). - Istimewa
22 Maret 2021 20:07 WIB Bernadheta Dian Saraswati Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Kabupaten Sleman memiliki banyak desa wisata yang tersebar di beberapa titik. Salah satunya Desa Ekowisata Pancoh yang terletak di Kalurahan Girikerto, Turi. 

Objek wisata berkelanjutan atau sustainable menjadi salah satu ciri yang diusung Desa Pancoh ini. Desa wisata ini menawarkan atraksi wisata alam dan budaya.

Belum lama ini, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo juga membagikan video seputar Desa Wisata Pancoh di akun Instagram pribadinya @kustinisripurnomo. "Dengan Surthong yang menjadi icon khasnya, @desaekowisatapancoh bisa jadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana pedesaan yang tenang dan hembusan angin sejuk khas pegunungan," tulis Kustini. 

Bupati yang belum lama menjabat di Sleman ini menjelaskan, wisatawan yang datang bisa memilih berbagai jenis atraksi yang ditawarkan. Atraksi wisata budaya misalnya, mulai dari mengikuti berbagai acara tradisi seperti wiwitan, bermain gamelan serta ikut membajak sawah secara tradisional. Untuk atraksi wisata alam mulai dari, mengolah biogas, susur sungai, menanam padi, guyang sapi, memanen salak dsb.

"Bagi tangan-tangan usil tapi kreatif, di desa ini juga menawarkan pengalaman membuat olahan kerajinan mulai dari bambu, janur salak, membatik, mengolah sampah dan kawan-kawannya," katanya. 

Dari berbagai atraksi dan konsep yang dibuat, @desaekowisatapancoh berhasil meraih berbagai penghargaan mulai dari Juara I Festival Desa Wisata Sleman tahun 2016, Juara III Desa Ekowisata se-DIY pada tahun 2014. Serta mendapatkan kesempatan mengikuti pameran di International Conference on Sustainable pada tahun 2017.

Menurutnya wisatawan tidak perlu khawatir untuk berkunjung ke Pancoh sebab pengelola sudah menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. 

"Tertarik? Jika ingin kesana, tidak perlu khawatir karena pengelola @desaekowisatapancoh sudah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Untuk memastikan pengunjung sehat dan aman saat beraktifitas. Yuk mari berwisata dengan bijak dengan patuh pada protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak)," tutupnya. 

Sumber : Instagram