Djoko Pekik Terpilih secara Aklamasi Menjadi Ketua KONI DIY 2021-2025

Pimpinan Sidang Musorda KONI DIY Sukiman (keempat dari kiri) memberikan hasil Musorda KONI DIY ke-10 kepada ketum terpilih Djoko Pekik Irianto (ketiga dari kiri) di Hotel Grand Mercure pada Sabtu (27/3/2021). - Harian Jogja/Sirojul Khafid
27 Maret 2021 20:17 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Djoko Pekik Irianto terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY periode 2021-2025. Ia mendapatkan dukungan 43 suara pada proses pencalonan ini,

Djoko akan menjadi orang nomor satu di KONI DIY dua periode berturut-turut. Dengan syarat minimal sepuluh suara untuk maju menjadi calon ketum KONI DIY, perolehan suara ini sudah lebih dari cukup. Djoko menjadi calon tunggal ketum pada Musyawarah Olahraga Daerah KONI DIY ke-10 tahun 2021.

Adapun rincian dari 43 suara terdiri dari empat KONI kabupaten, lima badan fungsional, dan 34 pemerintah daerah cabang olahraga (pemda cabor). Setelah resmi menjadi Ketum KONI DIY, dalam sambutannya Djoko mengucapkan terima kasih kepada para pemilihnya. Dia juga meminta agar semua anggota KONI DIY untuk mengawal, mengoreksi, mengevaluasi, dan memberi masukan terkait pembinaan prestasi olahraga ke depannya, khususnya di DIY.

Baca juga: Awal April Ini, Vaksinasi di Sleman Menyasar Pelaku Wisata

“Agar semua problema yang dihadapi bisa diurai secepat mungkin, [saya] akan jalin komunikasi secepat mungkin,” kata Djoko dalam Musorda KONI DIY di Hotel Grand Mercure pada Sabtu (27/3/2021).

Ada beberapa tantangan berat ke depan untuk KONI DIY, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua pada Oktober 2021. Pada PON tersebut, KONI DIY menargetkan sebelas medali. Djoko meminta saran, dukungan, dan masukan untuk kontingen DIY agar bisa berhasil mencapai target medali, seperti amanat Pemerinda Daerah DIY dan masyarakat DIY.

Selain Djoko yang terpilih sebagai ketum, adapula tim formatur yang terdiri dari Pramana sebagai perwakilan dari unsur KONI kabupaten/kota, dan Kanjeng Pangeran Haryo Yudonegoro dari perwakilan Pemda Cabor dan Badan Fungsional.