Sleman Kembali Dominasi Kasus Positif Covid-19

Ilustrasi. - Freepik
30 Maret 2021 18:07 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DIY melaporkan terjadi penambahan kasus positif Covid-19 per 30 Maret 2021 sebanyak 283 kasus. Sehingga total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di DIY sampai saat ini sebanyak 33.200 kasus.

Kasus terbanyak dari wilayah Sleman yakni 122 kasus. Kemudian disusul Kulonprogo 88 kasus, Jogja 43 kasus, Bantul 28 kasus, dan Gunungkidul dua kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DIY, Berty Murtiningsih mengatakan rincian riwayat sementara kasus terkonfirmasi positif berdasarkan tracing contact kasus positif sebanyak 203 kasus, periksa mandiri 43 kasus, screening karyawan kesehatan satu kasus, perjalanan luar daerah dua kasus, dan belum ada info atau riwayat belum diketahui sebanyak 34 kasus.

Selain penambahan kasus positif Covid-19, di hari yang sama juga terjadi penambahan kasus meninggal dunia sebanyak lima orang, “Sehingga total kasus meninggal dunia menjadi 805 kasus,” kata Berty, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Bupati Minta Perantau Asal Gunungkidul Tak Usah Pulang Saat Lebaran

Rincian kasus meninggal adalah kasus 31.590 , laki-laki, 61, asal Jogja; kasus 33.083 , laki-laki, 66, asal Kulonprogo; kasus 33.099, perempuan, 26, asal Bantul; kasus 33.204, perempuan, 65, asal Sleman; dan kasus 33.205 laki-laki, 57, asal Bantul.

Pada hari yang sama juga terjadi penambahan kasus sembuh sebanyak 238 kasus, “Sehingga total sembuh menjadi 27.275 Kasus,” kata Berty. Rincian kasus sembuh berasal dari Jogja 33 kasus, Bantul 49 kasus, Kulonprogo 55 kasus, Gunungkidul delapan kasus, dan Sleman 93 kasus.

Berty juga menyampaikan kasus terkonfirmasi sejak awal sampai saat ini totalnya mencapai 33.200 orang. Dari jumlah tersebut sembuh 27.275 orang, meninggal dunia 805 orang. Sementara kasus aktif saat ini 5.120 orang.

Adapun jumlah sampel yang diperiksa 236.05. Dari jumlah tersebut sampel yang diperiksa per 30 Maret 2021 sebanyak 726 sampel. Sementara jumlah orang yang diperiksa 211.920. dari jumlah tersebut sebanyak 713 yang diperiksa per 30 Maret 2021. (Ujang Hasanudin)