Pedro Acosta Tercepat di Catalunya, Tes MotoGP Dihentikan Hujan
Pedro Acosta tercepat di tes MotoGP Catalunya 2026. Sesi kedua dibatalkan karena hujan, Jorge Martin mengalami crash.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa saat mengikuti Pendataan Keluarga 2021 di kediamannya, Dusun Jaban, Tridadi, Kamis (1/4/2021). /Harian Jogja- Abdul Hamid Razak.
Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Sleman mulai melakukan Pendataan Keluarga 2021, Kamis (1/4/2021). Kegiatan diawali dengan mendata seluruh keluarga Bupati dan Wakil Bupati Sleman.
Kepala Dinas P3AP2KB Sleman, Mafilindati Nuraini mengatakan Pendataan Keluarga 2021 (PK2021) ini digelar sejak 1 April hingga 31 Mei mendatang. Dia menyebut, PK2021 merupakan kegiatan strategis Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (BANGGA KENCANA) untuk kepentingan perencanaan, evaluasi, dan pengukuran kinerja sampai dengan wilayah administrasi terkecil.
BACA JUGA : 97.242 Keluarga di Kota Jogja Jadi Sasaran Pendataan
Untuk Sleman, katanya, pendataan menyasar sebanyak 321.558 Kepala Keluarga yang terbagi dalam dua metode. Untuk metode formulir sebanyak 23.007 KK dan metode smartphone sebanyak 298.551 KK. Dalam pendataan keluarga ini, SDM yang dilibatkan terdiri dari 17 Manajer Pengelola tingkat kapanewon, 17 Manajer Data tingkat kapanewon, 86 supervisor tingkat kalurahan dan 2.226 kader pendata.
Para kader ini, kata Linda, sudah disiapkan untuk mendata langsung kondisi setiap keluarga. Satu orang kader diperkirakan mampu mendata 150 -200 KK. Mereka akan bekerja selama dua bulan.
"Indikator Data Pendataan Keluarga meliputi indikator kependudukan, keluarga berencana, embangunan keluarga dan stunting," kata Linda usai mendampingi pendataan keluarga bupati di Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis (1/4/2021).
BACA JUGA : Pendataan Keluarga di Kulonprogo Dilakukan April 2021
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengajak seluruh warga untuk mensukseskan pendataan keluarga yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Kader pendata menurutnya akan mendatangi setiap keluarga dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Mari sukseskan Pendataan Keluarga tahun 2021 dengan memberikan data terkini dan lengkap untuk membantu pemerintah agar program Bangga Kencana bisa lebih baik lagi,” kata Kustini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pedro Acosta tercepat di tes MotoGP Catalunya 2026. Sesi kedua dibatalkan karena hujan, Jorge Martin mengalami crash.
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.