Vaksin Bagi Petugas Pelayan Publik di Kota Jogja Masih Berlangsung

Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad mengikuti program vaksinasi di Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, Minggu (21/3/2021). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
04 April 2021 23:17 WIB Yosef Leon Pinsker Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintah Kota Jogja melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menyebut sedikitnya sekitar 76.700 warga dari berbagai golongan dan profesi telah mendapat program penyuntikan vaksin sampai dengan awal April ini. Jumlah itu disebut bakal terus bertambah seiring dengan proses vaksinasi yang masih terus berjalan.

Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinkes Kota Jogja, Lana Unwanah mengatakan, proses vaksinasi yang telah dilangsungkan sejak pertengahan Januari lalu hingga saat ini setidaknya telah menyasar sebanyak 76 ribu lebih warga setempat.

"Data terakhir yang masuk itu sudah sekitar 76.700 orang yang divaksin," katanya, Minggu (4/3/2021).

Secara rinci dia menyebut bahwa dari sebanyak 76.600 warga yang sudah divaksin itu terdiri dari 12.600 tenaga kesehatan (nakes) atau sumber daya manuasia kesehatan (SDMK), 18.800 warga lanjut usia (lansia) serta 45.200 petugas pelayan publik.

Lana menyatakan, sesuai dengan urutan dan prioritas saat ini masih ada warga lansia dan petugas pelayan publik yang masih menjalani proses vaksinasi di sejumlah fasilitas kesehatan. Mereka menerima program vaksin setelah sejumlah nakes atau SDMK rampung divaksin.

Tahapan atau dosis vaksin yang diterima juga berbeda-beda karena tidak semua peserta vaksin dapat mengikuti proses sesuai dengan jadwal yang ditentukan. "Ada beberapa memang yang saat di meja screening itu tidak memungkinkan untuk dilanjutkan atau menerima vaksin, makanya mesti ditunda dulu," imbuhnya.

Sementara itu, sebanyak 233 karyawan Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Jogja menjalani vaksinasi Covid-19 di ruang parkir atas Jl. Veteran pada Rabu (31/3/2021) lalu. Vaksinasi tahap pertama bagi seluruh karyawan GL Zoo ini dilakukan oleh petugas medis dari Puskesmas Umbulharjo I dan Umbulharjo II, serta Dinkes Kota Jogja.

Para pekerja pariwisata GL Zoo yang divaksin itu antara lain dari bagian kebersihan, administrasi, termasuk yang kesehariannya mengurusi satwa.“Program vaksinasi ini kami maksudkan agar Gembira Loka aman dari Covid-19. Paling tidak bisa memberi rasa aman bagi pengunjung dan tidak jadi klaster baru Covid-19,” ujar Direktur Utama GL Zoo, KMT. A. Tirtodiprojo (Joko).

Dalam menjalani vaksinasi, karyawan antri secara tertib dengan mematuhi protokol kesehatan. Sebelum vaksinasi, mereka juga terlebih dahulu harus registrasi, screening atau diperiksa kesehatannya. Dan setelah disuntik vaksin, mereka diobservasi kemungkinan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

Dari sejumlah petugas yang terdaftar untuk divaksin, terdapat beberapa karyawan yang tidak memenuhi kriteria untuk mengikuti program vaksinasi ini. Hal itu disebabkan karena mereka tengah hamil, tensi tinggi, dan bagi yang habis operasi kanker harus konsultasi lebih dulu dengan dokter yang menanganinya.

Objek Wisata GL Zoo, menurut Joko harus turut membantu program pemerintah dalam mengurangi penyebaran Covid-19. “Karena itu saya minta pada Dinkes Kota Jogja supaya karyawan kami mendapatkan vaksinasi. Dan ternyata ditanggapi dengan baik, hari ini seluruh karyawan GL Zoo divaksin,” tutur dia.