Biayai Pendidikan Anak-Anak, Sleman Butuh Dukungan Swasta

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat menyalurkan bantuan beasiswa bagi anak-anak yatim CSR Umbul Peduli Covid-19 di Kantor Kalurahan Umbulharjo, Cangkringan, Jumat (9/4/2021). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
11 April 2021 19:07 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 21 anak yatim piatu di Kalurahan Umbulharjo, Kapanewon Cangkringan, mendapatkan bantuan beasiswa pendidikan. Untuk membantu biaya pendidikan masyarakat, Pemkab berharap keterlibatan pihak swasta untuk menyelamatkan masa depan anak-anak.

Lurah Umbulharjo, Suyatmi mengatakan sebanyak 21 anak yatim dan yatim piatu yang mendapatkan beasiswa pendidikan berasal dari sembilan padukuhan berbeda. Para penerima beasiswa didasarkan dengan musyawarah warga di tingkat padukuhan. "Hasil musyawarah dihasilkan 21 anak yang memenuhi syarat. Mereka mendapatkan beasiswa corporate social responsibility (CSR) dari PT Umbul Mukti Mitratama," kata Suyatmi saat penyerahan beasiswa, Jumat (9/4/2021).

BACA JUGA: Jokowi Ingatkan Soal Cincin Api, Gempa Bumi Bisa Terjadi Kapan Saja

Kepedulian pihak ketiga terhadap pendidikan anak-anak, menurut Suyatmi, sangat membantu warga dan memberikan semangat bagi anak-anak untuk terus belajar. Apalagi, mayoritas anak-anak yatim yang menerim beasiswa berasal dari keluarga tidak mampu. "Jadi kami senang dan terbantu dengan beasiswa ini. Memang kami ada pos anggaran tapi belum bisa dimaksimalkan," katanya.

Direktur Utama PT Umbul Mukti Mitratama, Hernawan Fauzy mengatakan melalui program CSR Umbul Peduli Covid-19, selain menyalurkan beasiswa pendidikan juga diberikan bantuan penanganan Covid-19 di Kalurahan Umbulharjo dengan nilai total Rp151,2 juta.

"Bantuan ini kami salurkan terutama untuk membantu anak-anak yatim piatu supaya mereka tetap bisa sekolah hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Kami yakin, dengan membangunan sumber daya manusia melalui dunia pendidikan, maka Indonesia akan menjadi negara yang unggul," katanya.

BACA JUGA: Jual Tembakau Sintetis di Bantul, Warga Klaten Diringkus

Pria yang akrab dipanggil Jawir ini mengatakan selama pandemi Covid-19 banyak sektor usaha yang jatuh. Sebagai salah satu unit usaha yang bergerak dalam bidang usaha jasa pertambangan, kontraktor dan pariwisata, perusahaannya terus berinovasi tanpa mengesampingkan nilai-nilai kemanusiaan dan lingkungan.

"Ini merupakan pondasi utama perusahaan kami. Nah, bantuan Beasiswa ini saya nilai lebih tepat diberikan saat ini. Mengingat banyak keluarga terdampak secara ekonomi akibat pembatasan aktivitas karena wabah Covid-19. Saya berharap bantuan CSR Umbul Peduli Covid 19, dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh," katanya.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan bantuan CSR Umbul Peduli Covid 19 diharapkan dapat memotivasi seluruh penerima beasiswa agar lebih bersemangat dalam belajar dan meningkatkan taraf kehidupan yang lebih baik di masa depan. "Peran serta masyarakat dan perusahaan sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah," kata Kustini.