Cuaca Ekstrem, Nelayan Bantul Diimbau Hati-hati

Dua nelayan di Pantai Ngandong, Desa Tepus, Kecamatan Tepus, merapikan jaring yang digunakan untuk menangkap ikan, Kamis (13/2/2020). - Harian Jogja/David Kurniawan
14 April 2021 07:47 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Cuaca ekstrem yang mendera akhir-akhir ini sedikit banyak sangat bepengaruh bagi nelayan Bantul. Selama cuaca ekstrem nelayan diharapkan lebih waspasa dan hati-hati saat melaut.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bantul, Yus Warseno tak menampik jika nelayan Bantul sangat tergantung dari kondisi cuaca untuk melakukan tangkapan ikan. "Kalau nelayan kita secara teknologi sangat tergantung dari alam," ujarnya Selasa (13/4/2021).

Kendati cuaca tengah tak menentu, Yus yakin para nelayan sudah mengantisipasi risiko dengan selalu membaca informasi terkini tentang prakiraan cuaca. "Tanpa pemberitahuan kita, mereka para nelayan malah sudah lebih ahli untuk tahu bahwa ini cuaca buruk, ini cuaca bagus," tuturnya.

Baca juga: Ada Potensi Bibit Siklon Tropis 94W, Sejumlah Provinsi Termasuk Jogja Diminta Waspada

"Mereka [nelayan] sudah mengenal BMKG semua. Bahkan menggunakan androidnya untuk memeriksa cuaca. Karena saya punya grup nelayan se-DIY, itu kalau terjadi sesuatu di laut sana, mereka mengerti semua," tandasnya.

Yus berharap meski cuaca ekstrem nelayan melakukan antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Ini malah sekarang panen bawal. Panen besar besaran bawal di sepanjang tempat pencarian ikan kita, harganya juga sedang tinggi sekali," tukasnya.