Advertisement
Cuaca Ekstrem, Nelayan Bantul Diimbau Hati-hati
Dua nelayan di Pantai Ngandong, Desa Tepus, Kecamatan Tepus, merapikan jaring yang digunakan untuk menangkap ikan, Kamis (13/2/2020). - Harian Jogja/David Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL - Cuaca ekstrem yang mendera akhir-akhir ini sedikit banyak sangat bepengaruh bagi nelayan Bantul. Selama cuaca ekstrem nelayan diharapkan lebih waspasa dan hati-hati saat melaut.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bantul, Yus Warseno tak menampik jika nelayan Bantul sangat tergantung dari kondisi cuaca untuk melakukan tangkapan ikan. "Kalau nelayan kita secara teknologi sangat tergantung dari alam," ujarnya Selasa (13/4/2021).
Advertisement
Kendati cuaca tengah tak menentu, Yus yakin para nelayan sudah mengantisipasi risiko dengan selalu membaca informasi terkini tentang prakiraan cuaca. "Tanpa pemberitahuan kita, mereka para nelayan malah sudah lebih ahli untuk tahu bahwa ini cuaca buruk, ini cuaca bagus," tuturnya.
Baca juga: Ada Potensi Bibit Siklon Tropis 94W, Sejumlah Provinsi Termasuk Jogja Diminta Waspada
"Mereka [nelayan] sudah mengenal BMKG semua. Bahkan menggunakan androidnya untuk memeriksa cuaca. Karena saya punya grup nelayan se-DIY, itu kalau terjadi sesuatu di laut sana, mereka mengerti semua," tandasnya.
Yus berharap meski cuaca ekstrem nelayan melakukan antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Ini malah sekarang panen bawal. Panen besar besaran bawal di sepanjang tempat pencarian ikan kita, harganya juga sedang tinggi sekali," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kasus Kuota Haji Menguat, KPK Siapkan Pengumuman Penting Senin
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Geger Bau Bangkai Menyengat, Warga Kulonprogo Temukan Jenazah Pria
- KA Gajayana Menemper Orang di Kalasan, KAI Ingatkan Area Steril
- Pemkab Gunungkidul Tunggu Aturan WFH Pusat demi Hemat BBM
- Dispar Kulonprogo Catat Lonjakan Wisatawan, Congot Ungguli Glagah
- Arus Balik Usai Puncak, Gerbang Tol Purwomartani Masih Padat
Advertisement
Advertisement







