Mako Brimob Gunungkidul Mulai Dibangun, Ditarget Rampung Desember
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Jajaran Polsek Rongkop saat melakukan patroli cipta kondisi untuk mengantisipasi aksi balap liar di JJLS tepatnya di wilayah Kalurahan Semugih, Rongkop, Gunungkidul Sabtu (17/4/2021). /Ist-Polsek GK.
Harianjogja.com, RONGKOP – Sepuluh unit sepeda motor diamankan polisi dalam razia balap liar pada Sabtu (17/4/2021). Selama Bulan Puasa, patroli cipta kondisi akan terus ditingkatkan untuk antisipasi aksi kebut-kebutan di jalan raya.
Sepuluh motor yang diamankan, lima unit merupakan hasil razia Sat Sabhara Polres Gunungkidul pada Sabtu (17/4/2021) dini hari. Sedangkan lima unit lainnya berhasil diamankan jajaran Polsek Rongkop pada Sabtu sore.
BACA JUGA : Waspadai Balapan Liar, Operasi Cipta Kondisi Terus
Kapolsek Rongkop AKP Edy Ganefiono mengatakan, razia dilakukan karena adanya laporan masyarakat yang resah adanya kegiatan balapan di JJLS setiap jelang berbuka dan usai makan sahur. Laporan ini ditindaklanjuti dengan melakukan patroli cipta kondisi dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Langsung kami datangi lokasi dan ternyata ada kumpulan anak-anak muda,” kata Edy kepada wartawan, Minggu (18/4/2021).
Dia menjelaskan, dalam operasi yang digelar Sabtu sore menjaring lima unit sepeda motor yang telah dimodifikasi sehingga menyalahi standarisasi pabrikan. Kelima motor ini diamankan di Mapolsek Rongkop. “Ada yang bannya diganti, pakai knalpot blombongan hingga tidak memakai plat nomor,” ujarnya.
BACA JUGA : Dikoordinasi Lewat Medsos, Ini Jalur yang Biasa Jadi Ajang
Menurut Edy, razia bertujuan untuk mengurangi risiko balapan liar di jalanan. Terlebih lagi, sambung dia, aksi yang meresahkan warga ini tidak hanya melibatkan anak-anak dari wilayah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
“Buktinya dari lima motor yang diamankan, empat di antaranya dimiliki oleh warga dari wilayah Wonogiri,” katanya.
Ia memastikan upaya razia dan patroli cipta kondisi akan terus digalakkan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban lingkungan di masyarakat. “Operasi tidak hanya sore hari, tapi juga pagi usai Shalat Subuh karena diduga juga ada aksi kebut-kebutan di jalanan,” imbuhnya.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, pihaknya menggalakan razia di Bulan Puasa guna mengurangi aksi balap liar yang dilakukan jelang berbuka dan usai makan sahur. Untuk memaksimalan dalam antisipasi juga sudah dilakukan pemetaan potensi rawan aksi balap liar. Jalur-jalur ini meliputi kawasan Jalur Jalan Lintas Selatan di ruas Paliyan-Saptosari; jalan Rongkop-Nglindur, Girisubo; ruas jalan Ngalang, Gedangsari dan jalan di kawasan Kalurahan Wareng, Wonosari.
BACA JUGA : Dua Hari, Polda DIY Bubarkan Aksi Balap Liar di Sekitar
Menurut dia, di jalur ini rawan terjadi aksi balap liar karena kondisi jalan yang bagus dan lurus. Kondisi ini sangat mendukung untuk menggeber sepeda motor dengan kecamatan maksimal.
“Sebelum di Rongkop, pada Sabtu dini hari di Kota Wonosari juga mengamankan lima unit sepeda motor,” kata Suryanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
PHRI Sleman mengungkap sejumlah kendala peningkatan wisatawan dan okupansi hotel, mulai efisiensi anggaran hingga investasi dan event besar.
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Korban dugaan keracunan MBG di Bawang, Batang, mencapai 276 orang. Pemkab mengancam menutup SPPG jika terbukti lalai.
Manunggal Cup 2026 diikuti 36 tim Karang Taruna Kulonprogo dan diharapkan melahirkan bibit atlet voli menuju Porda DIY 2027.
Prakiraan cuaca DIY Kamis 24 September 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C, sementara kelembapan hingga 95%.