Advertisement
Waspadai Balapan Liar, Operasi Cipta Kondisi Terus Digalakkan

Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Jajaran Polres Gunungkidul terus melakukan operasi cipta kondisi pada saat Ramadan. Selain untuk menjaga keamanan dan ketertiban, operasi bertujuan mengurangi potensi balapan liar yang diduga marak usai Tarawih atau sahur.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, pihaknya sudah memetakan potensi rawan aksi balap liar. Jalur-jalur ini meliputi kawasan Jalur Jalan Lintas Selatan di ruas Paliyan-Saptosari; jalan Rongkop-Nglindur, Girisubo; ruas jalan Ngalang, Gedangsari dan jalan di kawasan Kalurahan Wareng, Wonosari.
Advertisement
Menurut dia, di jalur ini rawan terjadi aksi balap liar karena kondisi jalan yang bagus dan lurus. Kondisi ini sangat mendukung untuk menggeber sepeda motor dengan kecamatan maksimal. “Akan terus kami pantau dan siap bubarkan saat ada kerumunan,” kata Suryanto kepada wartawan, Jumat (16/4/2021).
Ia mengungkapkan, operasi cipta kondisi akan terus dilakukan dengan cara patroli yang dinilai rawan, khususnya pada saat usai tarawih dan makan sahur. “Aksi balap liar sangat berbahaya karena rawan terjadi kecelakaan dan membahayakan pengguna jalan lainnya. Jadi harus diantisipasi,” katanya.
Suryanto menegaskan, aksi pembubaran bukan gertak sambal. Hal ini terlihat adanya pembubaran aksi kerumunan dan kebut-kebutan anak-anak muda di ruas jalan Ngalang, Gedangsari. Sedikitnya tujuh remaja diberikan sanksi pembinaan oleh petugas kepolisian yang berpatroli. “Kalau tetap ngeyel, kami siap menindak secara tegas,” ungkap dia.
Ia berharap untuk menangkal aksi balap liar dibutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat. Salah satunya melaporkan adanya kerumunan yang berpotensi terjadi kebut-kebutan motor di wilayah masing-masing. “Partisipasi ini penting untuk ikut dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Dituntut Mundur, Begini Respons Kapolri Jenderal Listyo Sigit
Advertisement

Kebun Bunga Lor JEC Jadi Destinasi Wisata Baru di Banguntapan Bantul
Advertisement
Berita Populer
- Keracunan Massal MBG di Sleman Jadi KLB, Ini Kata Dinkes DIY
- Kecam Meninggalnya Affan, Aliansi Jogja Memanggil Siap Demo Besar
- Gelombang Tinggi di Perairan DIY Berpotensi Terjadi hingga 31 Agustus 2025
- Ojol DIY Bagikan Pita Hitam Sebagai Aksi Solidaritas Meninggalnya Affan di Jakarta
- Massa Aksi Datangi Mapolda DIY, Sejumlah Benda Rusak hingga Terbakar
Advertisement
Advertisement