Cegah Aset Mangkrak, Dewan Gunungkidul Desak Pendataan
DPRD Gunungkidul meminta Pemkab mendata ulang aset daerah untuk mencegah bangunan mangkrak dan mengoptimalkan potensi PAD.
Sejumlah remaja dibawa dan diperiksa di markas Dirsamapta Polda DIY setelah ditangkap seusai aksi balapan liar yang mereka lakukan di sekitar stadion Maguwoharjo, Depok, Sleman, Minggu (26/4/2020)./Istimewa-Humas Polda DIY
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Jajaran Polres Gunungkidul terus melakukan operasi cipta kondisi pada saat Ramadan. Selain untuk menjaga keamanan dan ketertiban, operasi bertujuan mengurangi potensi balapan liar yang diduga marak usai Tarawih atau sahur.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, pihaknya sudah memetakan potensi rawan aksi balap liar. Jalur-jalur ini meliputi kawasan Jalur Jalan Lintas Selatan di ruas Paliyan-Saptosari; jalan Rongkop-Nglindur, Girisubo; ruas jalan Ngalang, Gedangsari dan jalan di kawasan Kalurahan Wareng, Wonosari.
Menurut dia, di jalur ini rawan terjadi aksi balap liar karena kondisi jalan yang bagus dan lurus. Kondisi ini sangat mendukung untuk menggeber sepeda motor dengan kecamatan maksimal. “Akan terus kami pantau dan siap bubarkan saat ada kerumunan,” kata Suryanto kepada wartawan, Jumat (16/4/2021).
Ia mengungkapkan, operasi cipta kondisi akan terus dilakukan dengan cara patroli yang dinilai rawan, khususnya pada saat usai tarawih dan makan sahur. “Aksi balap liar sangat berbahaya karena rawan terjadi kecelakaan dan membahayakan pengguna jalan lainnya. Jadi harus diantisipasi,” katanya.
Suryanto menegaskan, aksi pembubaran bukan gertak sambal. Hal ini terlihat adanya pembubaran aksi kerumunan dan kebut-kebutan anak-anak muda di ruas jalan Ngalang, Gedangsari. Sedikitnya tujuh remaja diberikan sanksi pembinaan oleh petugas kepolisian yang berpatroli. “Kalau tetap ngeyel, kami siap menindak secara tegas,” ungkap dia.
Ia berharap untuk menangkal aksi balap liar dibutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat. Salah satunya melaporkan adanya kerumunan yang berpotensi terjadi kebut-kebutan motor di wilayah masing-masing. “Partisipasi ini penting untuk ikut dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta Pemkab mendata ulang aset daerah untuk mencegah bangunan mangkrak dan mengoptimalkan potensi PAD.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 6 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap hingga tiba di Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 6 September 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarif Rp8.000.
Berikut 12 mobil Jepang yang dikenal irit BBM di Indonesia, mulai dari Brio, Ayla, Sigra hingga Yaris Cross Hybrid dan Innova Zenix Hybrid.
Bappenas dan Dewan Pers memperkuat sinergi untuk membangun ekosistem pers BEJO’S sebagai mitra strategis pembangunan nasional.
Sejumlah reklame di Sleman ditutup karena belum membayar pajak. Penertiban sejak Juli 2026 mulai mendorong pemilik reklame melunasi kewajibannya.