Dipakai untuk Balap Liar dan Main Petasan, JJLS Bakal Dijaga Aparat

Petugas gabungan saat membubarkan kerumunan massa di JJLS, Sanden, Bantul, Sabtu (26/9/2020) malam. - Ist/ dok Satpol PP Bantul
22 April 2021 18:07 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Kerumunan warga di seputar Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) direspons aparat pemerintah. Satpol PP Bantul bakal menindak muda-mudi pemain petasan dan balap liar yang berkerumun di JJLS.

Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta mengatakan berkaitan dengan viralnya JJLS yang digunakan aktivitas penyalaan petasan dan balap liar akan dilakukan tindakan dalam waktu dekat. "Kami sudah melakukan rapat koordinasi, akan kita antisipasi supaya area itu menjadi area yang steril dari permainan petasan dan balap liar," tegasnya Kamis (22/4/2021).

Upaya antispasi yang bakal dilakukan Satpok PP yakni dengan penutupan akses masuk ke JJLS . "Akses sekitar JJLS kita tutup supaya, aktivitas yang membikin keresahan warga dan kotornya lingkungan JJLS dari kertas bisa dikendalikan," ujarnya.

"Sementara yang ramai ini minggu pagi. Nanti di minggu pagi kita antisipasi. Kalau nanti kita antisipasi di hari minggu lalu mereka ganti hari, maka akan kita koordinasikan kembali," tegasnya.

BACA JUGA: Pembelian Hotel Mutiara Rp170 Miliar oleh Pemda DIY Jadi Temuan BPK

Yulius berharap para muda-mudi mengalihkan waktunya ke hal-hal yang positif dari pada digunakan bermain petasan atau balap liar. Menurut Yulius dua aktivitas itu justru mengganggu warga. "Kita akan ada penindakan tegas terkait dengan kelengkapan kendaraan dari pihak Polres. Jadi tolong bisa diperhatikan dan ditaati atas aturan prokes dan aturan berkendara yang benar," tukasnya.

Jalan-jalan utama arah JJLS rencananya yang bakal dijaga oleh aparat gabungan Satpol PP, Dishub Bantul, Polres dan Kodim. "Tiga titik akan dijaga dan jalan-jalan kecil kita serahkan koordinasinya kepada Kapanewon dan Kalurahan untuk bisa melibatkan unsur Linmas dan FPRB supaya akses masuk ke jalan JLLS bisa steril dari aktivitas balap liar dan petasan," pungkasnya.