Kasus GMS Bantul, 31 Saksi Diperiksa, Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Kasus dugaan pembubaran ibadah GMS Bantul terus diselidiki, 31 saksi diperiksa, polisi siapkan penetapan tersangka.
Petugas gabungan saat membubarkan kerumunan massa di JJLS, Sanden, Bantul, Sabtu (26/9/2020) malam. /Ist- dok Satpol PP Bantul
Harianjogja.com, BANTUL- Kerumunan warga di seputar Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) direspons aparat pemerintah. Satpol PP Bantul bakal menindak muda-mudi pemain petasan dan balap liar yang berkerumun di JJLS.
Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta mengatakan berkaitan dengan viralnya JJLS yang digunakan aktivitas penyalaan petasan dan balap liar akan dilakukan tindakan dalam waktu dekat. "Kami sudah melakukan rapat koordinasi, akan kita antisipasi supaya area itu menjadi area yang steril dari permainan petasan dan balap liar," tegasnya Kamis (22/4/2021).
Upaya antispasi yang bakal dilakukan Satpok PP yakni dengan penutupan akses masuk ke JJLS . "Akses sekitar JJLS kita tutup supaya, aktivitas yang membikin keresahan warga dan kotornya lingkungan JJLS dari kertas bisa dikendalikan," ujarnya.
"Sementara yang ramai ini minggu pagi. Nanti di minggu pagi kita antisipasi. Kalau nanti kita antisipasi di hari minggu lalu mereka ganti hari, maka akan kita koordinasikan kembali," tegasnya.
BACA JUGA: Pembelian Hotel Mutiara Rp170 Miliar oleh Pemda DIY Jadi Temuan BPK
Yulius berharap para muda-mudi mengalihkan waktunya ke hal-hal yang positif dari pada digunakan bermain petasan atau balap liar. Menurut Yulius dua aktivitas itu justru mengganggu warga. "Kita akan ada penindakan tegas terkait dengan kelengkapan kendaraan dari pihak Polres. Jadi tolong bisa diperhatikan dan ditaati atas aturan prokes dan aturan berkendara yang benar," tukasnya.
Jalan-jalan utama arah JJLS rencananya yang bakal dijaga oleh aparat gabungan Satpol PP, Dishub Bantul, Polres dan Kodim. "Tiga titik akan dijaga dan jalan-jalan kecil kita serahkan koordinasinya kepada Kapanewon dan Kalurahan untuk bisa melibatkan unsur Linmas dan FPRB supaya akses masuk ke jalan JLLS bisa steril dari aktivitas balap liar dan petasan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus dugaan pembubaran ibadah GMS Bantul terus diselidiki, 31 saksi diperiksa, polisi siapkan penetapan tersangka.
Kasus fraud digital meningkat seiring lonjakan transaksi. Industri keuangan mengandalkan AI untuk mendeteksi penipuan lebih cepat dan akurat.
Penerbangan Muscat-Medan resmi dibuka. Rute SalamAir diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan Timur Tengah ke Sumatra Utara dan Danau Toba.
Cek jadwal Angkutan KSPN Jogja Minggu 5 Juli 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini. Tarif mulai Rp12.000 dari Malioboro.
Prancis mengalahkan Paraguay 1-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Gol penalti Kylian Mbappe membawa Les Bleus lolos ke perempat final menghadapi Maroko.
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu 5 Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.