Bikin SIM di Jogja Kini Lebih Mudah, SIM Akan Diantar ke Rumah

Polresta Jogja menandatangani kerja sama dengan Grab Express dalam memberikan layanan SIM Delivery kepada, Jumat (23/4/2021). - Harian Jogja/Yosef Leon
23 April 2021 16:07 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Polresta Jogja mengenalkan layanan baru kepada masyarakat yang memperpanjang surat izin mengemudi (SIM).

Pemohon tidak perlu mengambil SIM ke Polresta Jogja SIM akan diantar langsung ke alamat tujuan jika proses telah rampung. Program ini untuk meminimalkan antrean guna mencegah penyebaran Covid-19.

BACA JUGA: DPRD DIY Berharap Makin Banyak Sekolah yang Dibuka

Kapolresta Jogja Kombes Pol. Purwadi Wahyu Anggoro mengatakan Polresta Jogja bekerja sama dengan Grab Express untuk mengantar SIM ke alamat tujuan sesuai dengan keterangan pemohon. Mereka yang akan memperpanjang SIM A dan C bisa mengakses layanan ini.

"Kami berusaha memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat, karena tidak semua pemohon SIM punya waktu yang cukup untuk menunggu atau antre. Jadi dengan layanan ini, pemohon hanya datang, foto dan saat SIM telah jadi bisa diantar. Di situ kami juga berusaha untuk meminimalkan bertemunya masyarakat dengan petugas, karena masih dalam suasana pandemi. Jadi waktu lebih singkat dan kontak dengan anggota juga minim," kata Kapolresta Jogja, Jumat (23/4/2021).

Pemohon yang akan memperpanjang SIM melalui program ini juga akan diprioritaskan. Mereka akan dipisah dari pemohon SIM yang lain. Pemohon akan dikenakan biaya tambahan berupa ongkos kirim sesuai dengan alamat masing-masing.

BACA JUGA: Masyarakat Dilarang Mudik, tetapi Tetap Diminta untuk Belanja

Saat pengurusan, pemohon hanya perlu mengisi sejumlah persyaratan serta dokumen secara online dan foto diri saat memperpanjang SIM, kemudian petugas akan memverifikasi kelengkapan berkas pemohon. Setelah rampung, petugas akan mengirimkan SIM ke alamat pemohon. "Untuk pengirimannya khusus di wilayah Kota Jogja saja," ucap dia.

Manajer Grab Express Central Java, Raden Bagus Aditya mengatakan, program ini merupakan alternatif pilihan bagi masyarakat di masa pandemi. "Saat ini baru diterapkan di Polresta Jogja," ujarnya.

Nanti pemohon dikenakan biaya ongkos kirim sesuai dengan yang tertera di aplikasi.