Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Foto ilustrasi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni membungkusnya menggunakan plastik./Ist-FOTO ANTARA
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Sedikitnya 372 jenazah dimakamkan dengan protokol Covid-19. Jumlah ini tidak hanya berasal dari warga Gunungkidul karena juga ada kiriman dari luar daerah.
Ketua PMI Gunungkidul, Iswandoyo mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi dari PMI Pusat, bahwa pemakaman standardisasi corona di Gunungkidul merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan yang dilakukan oleh PMI lain di Indonesia. Adapun jumlahnya hingga sekang mencapai 372 jenazah.
“Dalam kurun waktu setahun ada 372 jenazah yang kami kebumikan dengan cara pemakaman Covid-19. Untuk terbanyak kedua ada di PMI Bogor,” kata Iswandoyo kepada wartawan, Senin (26/4/2021).
BACA JUGA: Sepuluh SD dan SMP Kota Jogja Gelar Uji Coba PTM Akhir April
Menurut dia, meski ada 372 jenazah yang dikebumikan ala Covid-19, namun tidak semuanya merupakan warga positif Corona. pasalnya, ada jenazah yang bersatus suspek atau mengidap penyakit lain, namun karena permintaan keluarga dilaukan dengan standardisasi Corona.
“Untuk asal memang didominasi warga Gunungkidul. sedangkan yang berasal dari luar daerah ada 78 jenazah dan dikebumikan di tempat pemakaman umum di Gunungkidul,” katanya.
Disinggung berkaitan dengan adanya penolakan dari warga, Iswandoyo mengakui tidak ada masalah karena warga tidak ada yang mempermasalahkan, meski jenazah yang dikebumikan berasal dari luar daerah. “Semua lancar. pemakaman bisa kami lakukan sendiri, tapi ada juga yang dilakukan warga tapi dengan pendampingan dari PMI,” katanya.
Relawan Pemakaman PMI Gunungkidul, Aris Triwiyono mengatakan, prosesi pemakaman tidak serta merta dilakukan karena mengedepankan prinsip komunikasi sebelum proses dilangsungkan. Komunikasi dilakukan terutama dengan Satuan Tugas (Satgas) di kalurahan.
“Komunikasi ini penting untuk kemudahan dan kelancaran dalam pelaksanan proses pemakaman,” katanya.
Dia menambahkan, pemakaman standarisasi Covid-19 tak selamanya dilakukan oleh sukarelawan PMI. Hal ini dikarenakan ada pelaksanaan mandiri dari masyarakat. Meski demikian, ada imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol karena pelaksanaan harus menggunakan alat pelindung diri.
“Didalam pelaksanaan secara mandiri, kami [relawan PMI] tetap memberikan pendampingan. Untuk APD, bisa menggunakan yang minimal seperti memakai sarung tangan maupun masker,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
ETLE Hub mendeteksi 46.034 kendaraan angkutan barang dengan total 72.236 deteksi selama pengawasan 10 Agustus hingga 10 September 2026.
KRI Canopus dikerahkan mencari korban KM Virgo Transport 8 dengan teknologi bawah laut setelah cuaca buruk menghambat penyelam.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
KPK mengungkap OTT yang menangkap 3 pejabat ATR BPN diduga terkait pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.