Cegah Pemudik, Jam Operasional YIA Dikurangi Jadi 4 Jam

Simulasi GeNose C-19 di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kamis (18/3/2021). - Harian Jogja/ Hafit Yudi Suprobo
26 April 2021 14:47 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, TEMON--Jam operasional Bandara YIA diubah menjadi lebih pendek yakni hanya empat jam mulai dari jam 07.00 sampai dengan pukul 11.00 WIB siang. Hal itu untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pemudik seiring diberlakukan larangan mudik oleh pemerintah.

Pelaksana Tugas Sementara General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Yogyakarta Agus Pandu Purnama mengatakan jam operasional Bandara YIA normalnya mulai sejak 07.00 WIB pagi sampai dengan pukul 19.00 WIB.

BACA JUGA : Larangan Mudik Mulai Berlaku, Pemudik yang Nekat Masuk

"Kalau dari kami antisipasinya akan memberlakukan pengurangan jam operasi yang semula mulai 07.00 WIB pagi hingga 19.00 WIB malam. Dikurangi menjadi hanya 4 jam mulai 07.00 WIB pagi - 11.00 WIB siang," kata Agus Pandu pada Senin (26/4/2021).

Rencananya, setelah pukul 11.00 WIB siang pada tanggal 6 Mei 2021, bandara YIA ditutup dan tidak ada penerbangan. Penerbangan akan dijadwalkan untuk dilakukan pada pagi hari hingga siang hari.

"Setelah jam 11.00 WIB siang bandara close tidak ada penerbangan. Jadi, kita akan atur seluruhnya [penerbangan] pada pagi hari hingga siang hari. Saya kira peniadaan mudik pasti seluruh trafik berkurang kecuali penerbangan khusus bagi pengecualian," ujar Agus Pandu.

BACA JUGA : Mudik Dilarang, Tiket Pesawat dari Jogja Mulai Melejit

Agus Pandu menegaskan jika bandara YIA siap beradaptasi dalam menghadapi fluktuasi maupun aturan dari pemerintah pusat terkait dengan kebijakan mudik lebaran tahun ini. Sebagai informasi, angka keberangkatan maupun kedatangan di bandara YIA sempat mengalami lonjakan yang cukup signifikan pada tanggal 25 Mei 2020.

Angka kedatangan di bandara YIA pada tanggal 25 Mei 2021 sendiri bahkan mencapai 2.392. Sedangkan, angka keberangkatan di bandara YIA di tanggal yang sama yakni mencapai 3.191. Sebelumnya, angka kedatangan maupun keberangkatan di bandara YIA mencapai 1.800 hingga 2.000 an orang.

"Saya kira bandara YIA secara prinsip siap untuk support terhadap ketentuan regulasi karena Kemenhub juga sudah mengeluarkan SE nomor 34 tahun 2021. Pasti AP 1 sebagai BUMN akan mendukung terhadap keputusan pemerintah untuk peniadaan mudik karena rakyat Indonesia tidak ingin ada lonjakan penyebaran Covid-19 di seluruh Indonesia," kata Agus Pandu.

BACA JUGA : Warga DIY-Jateng Bebas Berlalu Lalang Saat Larangan 

PT Angkasa Pura I juga tengah berkoordinasi dengan maskapai yang ada dj bandara YIA jelang kebijakan pemerintah pusat yang melarang mudik pada periode 6 hingga 17 Mei 2021.

"Kami kemarin juga sudah melakukan rapat dengan seluruh maskapai penerbangan. Intinya pada saat peniadaan mudik lebaran pada 6-17 Mei saya kira mereka [maskapai] sedang mempersiapkan mekanismenya masing-masing," kata Agus Pandu.