Geopark Gunungsewu Akan Dinilai Lagi UNESCO, Ini Persiapan Gunungkidul
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Ilustrasi uang. /Bisnis-Rachman
Harianjogja.com, WONOSARI – KPU Gunungkidul mengembalikan sisa dana hibang untuk penyelenggaraan pilkada ke pemkab sebesar Rp4,29 miliar. Adapun kebutuhan anggaran pilkada mencapai Rp25,1 miliar.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, untuk penyelenggaraan pilkada, KPU mendapatkan hibah dari pemkab sebesar Rp29,4 miliar. Meski demikian, setelah penyelenggaraan berakhir ada sisa anggaran sebesar Rp4,29 miliar. “Sudah selesai dengan disusunnya Laporan Tahapan Pilkada 2020,” katanya kepada wartawan, Selasa (27/4/2021).
BACA JUGA : Selisih Suara di Pilkada Gunungkidul Tipis
Dia menjelaskan, setelah penyusunan laporan tahapan selesai, KPU berkewajiban menyampaikan ke Pemkab. Bersamaan dengan penyerahan laporan itu, KPU juga mengembalikan sisan dana hibah ke kas daerah pada 22 April lalu. “Total yang kami kembalikan sebesar Rp4,29 miliar,” katanya.
Dia menjelaskan, pengembalian dana hibah merujuk pada regulasi Permendagri Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pendanaan Pilkada dari APBD maupun Keputusan KPU RI Nomor 7 Tahun 2021 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan, Pertanggugjawaban Penggunaan Dana Hibah Pilkada.
“Untuk pelaksanaan, kami juga melakukan efisiensi sehingga sisa dana yang terkumpul dikembalikan sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.
BACA JUGA : KPU Gunungkidul Tetapkan Bupati Terpilih Hari Ini
Disinggung mengenai alokasi anggaran terbanyak, Hani mengakui anggaran paling banyak terserap pada operasional badan adhock PPK, PPS, dan KPPS. Selanjutnya penyediaan logistik dalam pelaksanaan pemilihan umum serta bidang lain.
“Kami bersyukur pilkada berjalan dengan aman lancar dan sehat. Didalam tahapan harus mematuhi protokol kesehatan untuk memastikan penyelenggaraan tidak menjadi sumber penyebaran virus corona,” katanya.
Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum, Sekretariat Daerah Gunungkidul, Arif Kuncahyo mengatakan, pihaknya memfasilitasi pengembalian sisa dana hibah untuk penyelenggaraan pilkada. adapun penyerahaan dana ini dilaksanakan bersamaan dengan adanya audiensi KPU dengan Sekda Gunungkidul Drajad Ruswandono. “Sudah diserahkan dan uang masuk ke kas daerah,” katanya.
Menurut dia, untuk penggunaan pengembalian dana hibah ini diserahkan sepenuhnya ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah. “Tugas kami hanya memfasilitasi. Sedang penggunaan sangat bergantung dengan kebijakan dari TAPD,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Penembakan terjadi di Banga National High School, Filipina. Tiga orang tewas, termasuk terduga pelaku, dan delapan lainnya terluka.
Huawei MatePad Air 2026 resmi dijual di Indonesia seharga Rp13.999.000. Simak spesifikasi, fitur AI, layar, baterai, dan aksesori.
Paparan sound horeg selama satu jam disebut bisa memicu penurunan pendengaran. Dokter menjelaskan risiko dan cara perlindungannya.
Wisata Bromo kembali dibuka mulai 19 September 2026 setelah kawasan dinyatakan aman pascakebakaran. Simak aturan tiketnya.
iPhone 18 Pro dan Pro Max mulai dijual di 65 negara. Indonesia belum masuk gelombang pertama. Simak harga dan jadwal berikutnya.